PPKM
Cerita Dewi Pemilik Warteg, Mengenai Dampak PPKM Level 4, Makan Diberi Waktu 20 Menit
Inilah yang terjadi ketika aturan PPKM Level 4 diberlakukan. cerita Dewi Parowati, pemilik Warteg Putra Bahari di Rawasari, Jakarta Timur.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Inilah yang terjadi ketika aturan PPKM Level 4 diberlakukan.
Begini cerita Dewi Parowati, pemilik Warteg Putra Bahari di Rawasari, Jakarta Timur.
Dewi mengungkap mengenai tingkah laku pembeli saat diberitahu mengenai aturan PPKM Level 4.
Baca juga: Inilah Keutamaan Zikir Alhamdulillah Dibaca 100 Kali Sebelum Terbit Matahari di Pagi Hari
Baca juga: Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Medali Indonesia Bertambah, China Berada di Puncak Klasemen
Baca juga: Doa Sesudah Sholat Subuh: Ampunilah Dosa Kami dan Dosa Orang Tua

Tak semua pembeli langsung mengikuti penyampaian Dewi.
Banyak masyarakat yang masih bernegosiasi dengan Dewi.
Sehubungan pembatasan lama waktu makan karena penerapan PPKM level 4 yang hanya diberikan waktu 20 menit.
Dewi Parowati, pemilik Warteg Putra Bahari di Rawasari, Jakarta Timur, mengaku banyak pelanggannya meminta dispensasi memperpanjang waktu makan.
"Kalau dari saya, biasanya udah imbau untuk cuci tangan, jaga jarak dan juga makan hanya dibatasi 20 menit.
Tetapi masih banyak masyarakat yang negosiasi dengan kami," ujar Dewi saat ditemui di warungnya, Rabu (28/7/2021).
Dewi mengungkapkan masyarakat masih banyak yang melewati batas waktu makan seperti sudah diatur oleh Pemerintah.

"Kalau menurut saya, untuk makan 20 menit seharusnya cukup.
Tetapi mereka banyak yang ngobrol di tempat usai makan," ucapnya.
Warteg Putra Bahari sehari-harinya buka 24 jam.
Dewi mempekerjakan 4 orang karyawan terdiri dari 2 orang yang bekerja di shift pagi dan 2 orang lagi shift malam.
Namun, karena sudah mendapatkan teguran oleh Satpol PP hingga 2 kali karena nekat buka 24 jam. pihaknya akan mencoba mengikuti jam operasional seperti aturan Pemerintah.