Breaking News:

Terkini Nasional

Masih Ingat Fredrich Yunadi? Pengacara Setya Novanto yang Ditangkap KPK, Ngaku Suka Kemewahan

Fredrich Yunadi menjadi populer setelah dirinya menjadi pengacara mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rhendi Umar
Kolasetribunmanado/Foto: Istimewa
Fredrich Yunadi Pengacara Setya Novanto yang Ditangkap KPK, Ngaku Suka Kemewahan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Masih ingat dengan Fredrich Yunadi?

Namanya menjadi populer setelah dirinya menjadi pengacara mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia, Setya Novanto.

Fredrich Yunadi diketahui mendirikan kantor hukum Yunadi & Associates pada tahun 1994 bersama dengan 12 rekannya.

Beberapa kiprahnya adalah menangani kasus direksi Bank EXIM pada tahun 1998, PT. Inter World Steel Mills Indonesia pada tahun 2000, dan pembebasan tersangka korupsi Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sidoarjo pada tahun 2004.

Pengacara Setya Novanto, <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/fredrich-yunadi' title='Fredrich Yunadi'>Fredrich Yunadi</a> memberikan keterangan pers di Gedung <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/kpk' title='KPK'>KPK</a>, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/11/2017). Keterangannya berkaitan dengan kedatangan Setya Novanto ke <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/kpk' title='KPK'>KPK</a> untuk menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/korupsi' title='korupsi'>korupsi</a> proyek e-KTP.
Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi  (KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Selain itu, ia pernah menjadi kuasa hukum Susno Duadji dan Budi Gunawan.

Saat menangani kasus Setya Novanto, ia menjadi sumber informasi segala hal yang terkait dengan kliennya.

Setelah Setya Novanto berhasil memenangkan praperadilan dan kemudian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka korupsi, ia melaporkan para penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ke polisi karena tindakan tersebut dianggap telah melanggar hukum.

Ia juga mengambil tindakan hukum terhadap akun-akun yang telah menyebarkan meme Setya Novanto dan ia bahkan

melaporkan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, karena mengatakan Setya Novanto pura-pura sakit.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved