Breaking News:

Berita Internasional

China Diserang Virus Monkey B, Seorang Dokter jadi Korban Keganasan, Lebih Bahaya dari Covid-19?

Dokter hewan berumur 53 tahun itu jatuh sakit dengan penyakit sangat langka pembengkakan otak setelah membedah dua kera mati.

Editor: Rhendi Umar
istimewa/google
Ilustrasi monyet 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Belum selesai dengan virus corona, China sudah kedatangan virus baru.

Seorang pakar kesehatan telah meninggal dunia setelah terinfeksi virus Monkey B (BV).

Ia menjadi kasus manusia pertama yang terserang virus ini.

Melansir express.co.uk, dokter hewan berumur 53 tahun itu jatuh sakit dengan penyakit sangat langka pembengkakan otak setelah membedah dua kera mati.

Seorang insinyur melihat sel-sel ginjal monyet ketika dia melakukan tes pada vaksin eksperimental untuk virus corona COVID-19 di dalam laboratorium Ruang Budaya Sel di fasilitas Biotek Sinovac di Beijing. Sinovac Biotech sedang melakukan satu dari lima uji klinis vaksin potensial yang telah disahkan di China, -Ilustrasi Penelitian Virus Corona.
Seorang insinyur melihat sel-sel ginjal monyet ketika dia melakukan tes pada vaksin eksperimental untuk virus corona COVID-19 /Istimewa google

Badan Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit China (CDC China) mengatakan ahli bedah hewan tersebut mulai mengalami gejala seperti flu, termasuk mual dan sakit, setelah kontak dengan primata itu pada 4 dan 6 Maret 2021.

Pejabat kesehatan mengatakan ia kemudian mengembangkan gejala syaraf lain dan pada April di sampel darah dan ludahnya ditemukan bukti virus Monkey B.

Petugas medis terus merawatnya di RS beberapa minggu selanjutnya sebelum ia akhirnya meninggal dunia 27 Mei lalu.

CDC mengatakan pria tersebut "bekerja di sebuah institut khusus pembiakan primata non-manusia dan penelitian eksperimen di Beijing."

CDC menambahkan, "Ia membedah dua kera mati pada 4 dan 6 Maret 2021 dan mengalami mual dan muntah diikuti dengan demam dengan gejala syaraf sebulan kemudian.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved