Kamis, 23 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Diego Maradona

Gereja Maradona Pertama Dibuka di Meksiko, Punya Hari Paskah Tersendiri

Gereja Maradona pertama didirikan di Rosario, sebuah kota di utara Buenos Aires, oleh Hernan Amez dan Alejandro Veron pada tahun 1998.

freemalaysiatoday.com
Gereja Maradona di San Andres Cholula, negara bagian Puebla, Meksiko. 

Hari itu merupakan hari bersejarah bagi rakyat Argentina karena Maradona berhasil menjebol gawang Inggris di perempat final Piala Dunia lewat permainan kontroversialnya yang dijuluki “The Hand of God” atau "Tangan Tuhan”.

Pada tahun itu pula, Argentina menjuarai Piala Dunia setelah mengalahkan Jerman Barat di final dengan skor 3-2.

Buchet sendiri pindah ke Meksiko 20 tahun lalu.

Pertama kali ia mengungkapkan ide mendirikan gereja itu adalah kepada Maradona sendiri, ketika mereka berdua bertemu sewaktu Maradona melatih tim Dorados Football di Culiacan Sinaloa pada 2018.

"Ketika ia datang, saya dan keluarga saya memiliki kesempatan untuk bersamanya. Saat saya mengatakan kepadanya bahwa saya ingin membuat Gereja Maradona, ia mengatakan, 'lakukan',” ungkapnya.

“Ia mengatakan kepada saya bahwa jika saya ingin melakukannya, lakukan saja, bukan hanya membicarakannya,” jelasnya.

Ide itu sempat terpendam selama tiga tahun karena berbagai kemalangan menimpa keluarganya dan juga kematian idolanya.

"Tahun lalu kakak saya meninggal, ibu saya meninggal, sahabat saya meninggal, dan Maradona meninggal pada hari ulang tahun putri saya. Keesokan harinya saya mulai mengubah restoran ini menjadi gereja dan berkata 'saya akan membuat gereja', saya tidak peduli apa yang terjadi.”

Marcelo Buchet awalnya mengira akan ada tentangan keras karena memberikan label tempat ibadah yang didirikannya sebagai gereja. Namun, ia mengatakan sejauh ini sambutannya positif.

Ada lebih dari 1.000 pengunjung di pekan pertama pembukaanya, dan 80 persen di antaranya adalah perempuan.

Seorang pengurus Gereja Maradona di Argentina, Marcela Amez, mengingatkan banyak anggota jemaat gereja itu mungkin tidak benar-benar menganggap Gereja Maradona sebagai gereja.

Namun Buchet tidak setuju, dan mengatakan, para anggota gereja sangat menyadari kelemahan manusia dewa mereka.

Maradona pernah berjuang melawan kecanduan narkoba dan obesitas.

Ia juga pernah dikeluarkan dari pertandingan Piala Dunia karena terbukti melakukan doping.

Maradona juga pernah dijatuhi hukuman penjara karena menembakkan senapan angin ke arah wartawan.

Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved