Kecelakaan Kapal
Kecelakaan Kapal karena Cuaca Buruk, 7 Orang Meninggal Dunia, Puluhan Awak Masih dalam Pencarian
Terjadi kecelakaan kapal di perairan Kalbar. Ada tujuh orang yang dilaporkan meninggal dunia. 49 awak kapal masih dalam pencarian.
“Kami menangani 14 kejadian dari 3 lokasi, yang pertama Muara Jungkat, Muara Kubu, dan Perairan Muara Pemangkat,” kata Eryk Subaryanto.
Satu korban yang berhasil ditemukan dalam operasi SAR telah diserahkan kepada keluarga. Sedangkan, satu korban lainnya diserahkan ke DVI untuk proses identifikasi. Hingga saat ini, kata Eryk, ada 51 korban lain yang masih dalam pencarian.
Dijelaskan, total 14 kapal yang mengalami kecelakaan terdiri dari 12 kapal ikan, dan dua kapal penarik.
Dari hasil pencarian, telah ditemukan enam korban selamat yang sudah dievakuasi ke posko.
Korban selamat tersebut merupakan anak buah kapal Anita Jaya dari Jakarta.
“Kebetulan kapal ini adalah kapal dari Jakarta sehingga sampai dengan saat ini masih terus berkoordinasi dengan pihak keagenan untuk proses enam orang ini.
Sampai proses selanjutnya sampai dengan mereka kembali ke Jakarta,” kata Eryk.
Eryk mengatakan, sesuai prosedur operasi SAR akan dilaksanakan selama tujuh hari.
Jika dalam 7 hari tersebut masih ditemukan tanda-tanda korban maka akan dilakukan evaluasi dari seluruh unsur.
“Unsur gabungan, pihak agen, dan keluarga korban. Setelah evaluasi operasi SAR bisa diperpanjang,” kata Eryk.
Identifikasi Korban
Sementara itu, Kepala Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, AKBP drg Joseph Ginting, menyampaikan, korban meninggal dunia yang tidak memiliki tanda pengenal akan dilakukan identifikasi.
“RS Bhayangkara sudah memiliki kompartemen kedokteran kepolisian untuk membantu identifikasi korban. Saat ini, satu korban jiwa sedang diidentifikasi oleh tim,” katanya.
Ginting mengatakan bahwa post mortem dan ante mortem akan dipusatkan di RS Bhayangkara.
Ia menambahkan, pihak keluarga akan diwawancara dan dimintai keterangan.