Kecelakaan Kapal

Kecelakaan Kapal karena Cuaca Buruk, 7 Orang Meninggal Dunia, Puluhan Awak Masih dalam Pencarian

Terjadi kecelakaan kapal di perairan Kalbar. Ada tujuh orang yang dilaporkan meninggal dunia. 49 awak kapal masih dalam pencarian.

Tribun Manado/Handhika Dawangi
Ilustrasi kecelakaan kapal. 14 Kapal tenggelam. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan kapal di perairan Kalbar

Ada tujuh orang yang dilaporkan meninggal dunia dan 49 awak kapal masih dalam pencarian

Data sementara hingga tadi malam. 

Baca juga: Lima Cara Kembalikan Pesan WhatsApp yang Terhapus

Baca juga: Banjir Landa Sario-Manado Jumat (16/07/21), Cuaca Buruk Hujan Deras Disertai Angin Cukup Kencang

Baca juga: Gempa di Sorong Tadi Pukul 13.31 Wita, Info BMKG Terkini Hari Ini Jumat 16 Juli 2021

Foto: Evakuasi jenazah korban kapal tenggelam di Muara Jungkat yang dibawa ke dermaga KPLP Jalan Kom Yos Sudarso, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis 15 Juli 2021. Menurut Basarnas Pontianak setidaknya petugas masih mencari 51 awak kapal masih dalam pencarian, sedangkan dua awak kapal ditemukan dalam keadaan meninggal dunia akibat cuaca buruk yang menghantam 12 kapal ikan dan dua kapal tugboat di tiga lokasi berbeda, yaitu di Muara Jungkat, Muara Kubu, dan Muara Pemangkat. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Destriadi Yunas Jumasani)

Kecelakaan kapal terjadi karena cuaca buruk pada Selasa 13 Juli dan Rabu 14 Juli 2021.

Ada 14 kapal yang dilaporkan tenggelam.

Terdiri dari 12 kapal ikan dan dua kapal tug boat.

Peristiwa naas tersebut terjadi di tiga lokasi berbeda, yaitu di Muara Jungkat, Muara Kubu, dan Muara Pemangkat. Terdapat sembilan kapal mengalami kecelakaan di Muara Jungkat.

Kemudian, tiga kapal di Muara Pemangkat, sedangkan dua lainnya di Muara Kubu.

Kepala Kantor SAR Pontianak, Yopi Haryadi, menyampaikan bahwa telah terjadi peristiwa kapal tenggelam pada waktu yang hampir bersamaan. Penyebab tenggelamnya kapal lantaran akibat cuaca buruk.

Ia mengatakan, akibat dari peristiwa tersebut terdapat total keseluruhan sebanyak 136 Person on Boat (POB). Sebanyak 80 orang selamat, tujuh meninggal dunia, sedangkan 49 lainnya masih dalam pencarian. Pihaknya pun hingga saat ini terus melakukan pencarian.

"Fokus pencarian kami saat ini untuk menemukan masing-masing awak pada dua kapal tersebut. Untuk pencarian KM Bersama IV kami memberangkatkan satu tim rescue pos SAR Sintete, sedangkan untuk KM Haidan dilakukan pencarian oleh tim rescue Kantor SAR Pontianak. Masing-masing tim rescue dibantu dengan unsur terkait dan potensi SAR," ujarnya.

Pada pencarian ini yang terlibat di antaranya, Tim Rescue Kansar Pontianak, Pol Air Muara Jungkat, KPLP Pontianak, Lantamal XII Kalbar, KKP Pontianak, PSDKP Pontianak, Beacukai Pontianak, PT. Pertamina.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved