Breaking News:

Saksi Temukan Daniel Sudah Tergantung dalam Pondok

Pondok tersebut terletak di perkebunan Likliken atau tepatnya masuk dalam wilayah Kelurahan Kakaskasen Dua, Kecamatan Tomohon Utara.

Penulis: Hesly Marentek | Editor: Charles Komaling
ist
Polisi lakukan penyelidikan di Pondok Tempat korban ditemukan meninggal 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO  - Warga Tomohon digegerkan dengan penemuan mayat di Kelurahan Kakaskasen Dua, Kecamatan Tomohon Utara, Kamis (15/7/2021).

Mayat yang diketahui seorang lelaki berusia 33 tahun atas nama Daniel ditemukan dalam posisi tergantung di dalam pondok milik orang tuanya.

Pondok tersebut terletak di perkebunan Likliken atau tepatnya masuk dalam wilayah Kelurahan Kakaskasen Dua, Kecamatan Tomohon Utara.

Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot melalui Kapolsek Tomohon Utara Iptu Hence Supit saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

"Tadi sekira pukul 06.40 Wita, salah satu warga kelurahan kinilow satu melaporkan bahwa adanya penemuan mayat seorang lelaki yang dalam posisi tergantung di dalam pondok. Piket Polres Tomohon Utara langsung ke TKP dan memastikan kejadian tersebut," kata Hence, Kamis (15/7/2021) sore.

Dari hasil identifikasi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Juga terdapat bekas jeratan tali pada leher korban, dikarenakan tali yang digunakan korban untuk gantung diri.

"Tidak adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, lalu terdapat bekas jeratan tali pada leher korban dikarenakan tali yang digunakan korban untuk gantung diri," sebut Supit.

Selain itu, menurut Supit, pihak keluarga menolak dilakukan otopsi. Yang mana sesuai keterangan keluarga korban juga tengah mengalami depresi.

"Keluarga menolak untuk diotopsi. Serta sesuai keterangan dari keluarga korban mengalami sakit yaitu depresi atau gangguan mental," tambah Supit.

Dari informasi yang dirangkum, mayat tersebut pertama kali ditemukan saksi Erens Rumondor (67).

Saat itu, saksi bersama istrinya Marie Pungus tiba TKP penemuan mayat sekira pukul 06.00 Wita.

Ketika tiba keduanya, melihat bahwa pintu dari pondok sabua dalam keadaan terbuka, sehingga saksi mengecek ke dalam pondok.

"Saat masuk keduanya melihat korban sudah dalam keadaan tergantung dengan posisi tali diikatkan disepotong bambu yang penyangga atap pondok dan dilingkarkan pada leher korban. Melihat hal tersebut saksi langsung melaporkan kejadian tersebut pada Kepala lingkungan XI. Kemudian diteruskan kepada lurah Kakaskasen dua, sehingga bersama-menuju TKP melihat hal tersebut lurah Kakaskasen dua langsung menghubungi anggota Polsek tomohon utara," jelas Supit sebagaimana hasil introgasi terhadap sanksi.

Usai adanya laporan sekira pukul 07.00 Wita Anggota Polres tiba di TKP dan langsung dilakukan identifikasi.

"Jadi langsung dilakukan identifikasi. Saat anggota kami tiba korban masih dalam posisi tergantung," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved