Breaking News:

Idul Adha di Sulut

Jelang Idul Adha, Harga Sembako di Sulut Masih Stabil

Harga sembako di Sulawesi Utara khususnya di Kota Manado terbilang stabil jelan Hari Raya Idul Adha.

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Isvara Savitri
Jelang Hari Raya Idul Adha, harga sembako di Sulawesi Utara khususnya di Kota Manado terbilang stabil. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Menjelang Hari Raya Idul Adha, harga sembako di Sulawesi Utara khususnya di Kota Manado terbilang stabil.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu pedagang beras di Pasar Bersehati, Rolly Watupongoh, Rabu (14/7/2021).

Ia menjual beras dengan harga Rp 9.500-Rp 14 ribu per kilogram.

Selain itu, Rolly juga menjual kacang hijau dan kacang tanah dengan harga Rp 22 ribu per kilogram.

"Kalau stok beras sejauh ini masih aman makanya harganya stabil. Kalau kacang justru harganya turun, tadinya Rp 25 ribu sekarang menjadi Rp 22 ribu per kilogram," ujar Rolly, Rabu (14/7/2021).

Jelang Hari Raya Idul Adha, harga sembako di Sulawesi Utara khususnya di Kota Manado terbilang stabil.
Jelang Hari Raya Idul Adha, harga sembako di Sulawesi Utara khususnya di Kota Manado terbilang stabil. (tribunmanado.co.id/Isvara Savitri)

Rolly mengatakan menjelang Idul Adha biasanya memang tidak ada kenaikan harga karena Idul Adha bukan lah salah satu hari besar bagi masyarakat Sulut.

"Biasanya nanti harga naik kalau menjelang Natal dan Tahun Baru. Idul Fitri saja belum tentu harga-harga pada naik," tambah Rolly.

Selain beras, harga sembako lainnya seperti tepung, gula, dan minyak juga stabil.

Tepung masih bertahan di harga Rp 7 ribu-Rp 10 ribu per kilogram, sedangkan gula Rp 12 ribu per kilogram.

"Kalau minyak kemarin sempat naik, harganya Rp 14 ribu sekarang menjadi Rp 16 ribu per kilogram," kata pedagang sembako lainnya, Halimah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved