Breaking News:

Penanganan Covid

PERNYATAAN Moeldoko Terkait Vaksin Berbayar: Tidak Ada Unsur Paksaan

Vaksin berbayar tidak akan dipaksakan kepada masyarakat. Siapa saja yang mampu silakan mengikuti program vaksin berbayar. 

Editor: Handhika Dawangi
Fresh Daily
Ilustrasi Vaksin Virus Corona. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Vaksin berbayar tidak akan dipaksakan kepada masyarakat. 

Siapa saja yang mampu silakan mengikuti program vaksin berbayar. 

Demikian pernyataan dari Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko.

Baca juga: Profil Kiky Saputri, Komika yang Menyanyikan Lagu Berjudul Welcome To Indonesia, Viral di Medsos

Baca juga: Dunia Musik Tanah Air Kembali Berduka, Rixx Keyboardis Dadali Meninggal Usai Terpapar Covid 19

Baca juga: Harga Vaksin Covid 19 Dosis Lengkap Sesuai Keputusan Menteri Kesehatan, Ada Biaya Layanan

Foto: Moeldoko (Tangkap Layar Instagram dr_moeldoko)

Bahkan Moeldoko memastikan pelaksanaan vaksin berbayar mandiri atau Vaksinasi Gotong Royong (VGR) tidak akan menghapus program vaksinasi gratis pemerintah. 

Pelaksanaan vaksin berbayar mandiri atau Vaksinasi Gotong Royong (VGR) merupakan inisiatif dan partisipasi komponen bangsa.

“Tidak akan menggantikan atau menghapus program vaksin rakyat yang diberikan pemerintah secara gratis,” kata Moeldoko dalam keterangannya, Selasa (13/7/2021).

Vaksinasi gratis oleh pemerintah, kata Moeldoko, masih akan terus dilakukan dan masyarakat tidak perlu khawatir dengan jumlah ketersediaan vaksin gratis. Karena pada dasarnya vaksin Gotong Royong ini diadakan untuk memberikan pilihan bagi masyarakat dalam mendapatkan vaksin secara mandiri di samping vaksinasi program pemerintah yang digelar gratis.

“Tidak ada unsur paksaan, yang mampu silahkan dan bisa mengurangi beban anggaran negara, ” kata Moeldoko.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved