Breaking News:

CPNS Sulut

Sudah 40 Orang Telah Mendaftar CPNS di Mitra, BKPSDM: PNS yang Terlibat Praktek Calo Akan Dipecat

BKPSDM Kabupaten Mitra mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dengan praktek calo yang kerap terjadi pada masa rekrutmen

Penulis: Kharisma Kurama | Editor: Chintya Rantung
Kharisma Kuruma/Tribun Manado
Enrico Sarilim Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian BKPSDM Kabupaten Mitra 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado – Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 terus bergulir. Di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), sudah 40 orang yang terkonfirmasi mendaftar dalam berbagai formasi yang disiapkan.

Ini belum sesuai dengan kuota yang dibutuhkan, yakni 94 orang. Masing-masing 93 orang untuk tenaga Kesehatan dan 1 orang tenaga teknis.

Melihat hal ini, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mitra mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dengan praktek calo yang kerap terjadi pada masa rekrutmen abdi negara tersebut.

Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian, Enrico Sarilim mengingatkan jika ada oknum yang menjanjikan kelulusan, tanpa melewati mekanisme yang diatur, maka itu adalah hal bohong.

"Itu karena, sistem Computer Assisted Test (CAT) dalam proses tes CPNS 2021 ini sudah transparan dan akuntabel.

Sekarang semua sudah online. Tidak ada lagi kesempatan untuk tatap muka antara panitia seleksi dengan peserta.

Para peserta pun bisa langsung mengetahui hasil, usai menjalani tes,” kata Sarilim saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, untuk menghindari praktek calo, masyarakat diminta untuk mengecek informasi dari sumber resmi dan terpercaya.

“Jika ada yang mengatasnamakan nama atau lembaga kami, sebaiknya masyarakat tanyakan lebih dahulu. Jangan sampai terkecoh,” ucapnya.

Ditegaskan, bagi orang yang dengan sengaja menjalankan praktek calo ini, akan terjerat hukuman. Dia juga meminta masyarakat membantu untuk mengawasi proses ini.

“Bantu kami untuk mengawasi proses ini. Silahkan langsung lapor ke pihak Polisi dan kalau ada ASN yang terlibat maka sanksinya adalah pemecatan,” tandasnya.

Baca juga: BRI Kerahkan Kapal Teras BRI Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19 Warga Halsel Malut

Baca juga: Bantuan Sosial di Sulut Capai Rp 28 Miliar, Masyarakat Baru Dapat Rp 6,2 M

Baca juga: Lima Desa Wisata Minut Bertarung di Trisakti Tourism Award Desa, Joune Ganda Targetkan Menang

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved