Breaking News:

Kasus di Bitung

BREAKING NEWS, Pria Beristri di Bitung Jadi Tersangka 'Tindakan Tak Senonoh' Terhadap 5 Anak

Buyung adalah tersangka kasus dugaan rudupaksa terhadap lima orang anak-anak perempaun usia 8 - 12 tahun.

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Laki-laki MB alias Buyung (33) tersangka yang melakukan tindakan tak senonoh terhadap 5 anak. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Penyidik Satreskrim Polres Bitung bakal melakukan pengembangan kasus yang mejerat pria MB alias Buyung (33) warga Aertembaga, Bitung, Sulawesi Utara.

Buyung adalah tersangka kasus tindakan tak senonoh terhadap lima orang anak-anak perempaun usia 8 - 12 tahun.

Laki-laki MB alias Buyung (33) melakukan aksi bejatnya dalam rentang waktu Januari hingga Juni 2021, di kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Terkait dengan indikasi awal adanya gangguan mental atau gangguan kejiawaan kami akan lakukan pemeriksaan kejiwaannya dan mendalaminya," kata Kapolres Bitung AKBP Indrapramana H SIK, didampingi AKP Frelly Sumampouw Kasat Reskrim Polres Bitung saat konfrensi perss dengan sejumlah wartawan di ruang Enda Dharmalaksana Mapolres Bitung jalan Wolter Monginsidi, Kamis (8/7/2021).

Laki-laki yang beraktivitas di sektor wiraswasta ini memiliki seorang istri dan dua orang anak.

Dalam beraksi tersangka menggunakan dua unit mobil jenis pick up dan mini bus serta satu motor matic.

Laki-laki MB alias Buyung (33) tersangka yang melakukan tindakan tak senonoh terhadap 5 anak.
Laki-laki MB alias Buyung (33) tersangka yang melakukan tindakan tak senonoh terhadap 5 anak. (tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere)

Kapolres, menduga dalam aksinya ada unsur penculikan. Karena diduga tersangka tau keberadaan korban tapi tidak kenal.

"Apakah sudah diintai atau tidak akan didalami lagi karena terduga secara acak," tambahnya Kapolres.

AKP Frelly Sumampouw Kasat Reskri Polres Bitung menambahkan, dari hasil pemeriksaan awal ke para korban dan terduga tersangka didapati usai melakukan aksi bejatnya merudupaksa dan cabuli lima anak perempuan di bawah umur, tersangka meninggalkan korban sendiri di tepi jalan.

"Usai melakukan rudupaksa tersangka meninggalkan korbannya di tepi jalan. Jadi ada misalnya korban warga Danowudu setelah dirudupaksa di turunkan di lokasi jalan 46," jelas Frelly Sumampouw.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved