Breaking News:

Kasus Penganiayaan

Ternyata Ini Motif Pelaku Penganiayaan hingga Tewaskan Satu Warga Kairagi Manado

Kapolsek Rural Mapanget Iptu Yusi Kristiana memberikan keterangan terkait kasus pembunuhan yang terjadi di salah satu indekost

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Chintya Rantung
fistel mukuan/tribun manado
Kapolsek Mapanget Iptu Yusi Kristiana 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -  Kapolsek Rural Mapanget Iptu Yusi Kristiana memberikan keterangan terkait kasus pembunuhan yang terjadi di salah satu indekost tepatnya di sekitar kampus Politeknik, Kairagi II (5/7/2021) kemarin.

Dimana korban berinisial JRT tewas dibunuh oleh RAW yang diduga mantan pacar dari gadis berinisial AP yang diduga dipacarinya.

Pelaku berinisial RAW (21) adalah warga desa Wusa jaga V, Talawaan, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Dijelaskan Iptu Yusi Kristiana, kronologi kejadiannya bermula saat AP bersama korban hendak ke salah satu kamar di indekost.

Lalu pelaku ternyata sudah berada di lokasi dan langsung menusuk korban dengan pisau.

"Terkait dengan kasus 338, penanganannya dalam proses penyidikan, untuk tersangka sudah kami amankan di Polsek Mapanget.

Kasus tersebut sudah ditangani oleh Kanit Reskrim serta timnya dan dikenakan pasal 340 dan junto 338," kata Kapolsek perempuan ini, Selasa (6/7/2021).

Korban kata Kapolsek kemarin sudah dilakukan otopsi di rumah sakit Bhayangkara dan sudah diserahkan ke pihak keluarga.

"Korban akan dikebumikan di Tagulandang," ucap Kapolsek.

Lanjutnya, motif pelaku karena kecemburuan terhadap korban, yang diduga sudah ada hubungan teman perempuannya dan dipengaruhi minuman keras.

"Pelaku adalah mantan pacar AP dan untuk korban masih dugaan adalah pacar dari AP sekarang. Saksi sudah diambil keterangan,' sebutnya

Kapolsek Mapanget tegaskan pelaku hanya satu orang dan sudah diamankan barang bukti berupa sajam.

"Pasal 338 KUHP yang dikenakan kepada pelaku merupakan aturan yang mengatur hukuman bagi pelaku tindak pidana pembunuhan

Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun," jelasnya.(fis)

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Besok Rabu 7 Juli 2021, Info BMKG Daerah Potensi Hujan Lebat dan Angin

Baca juga: Ingat Bule Jono Armstrong? Dulu Mualaf Demi Nikahi Gadis Aceh, Kini Gandeng Istri Baru, Ini Kabarnya

Baca juga: Warga Tuduaog Meninggal di Tambang Lobong Kabupaten Bоlmоng, Begini Kronologinya

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved