Breaking News:

Berita Bolmong

BMN di Kemenag Didata, Banyak Barang Rusak dan Tidak Bisa Digunakan Lagi 

Kepala Kantor Kemenag Bolmong H. Muhtar G Bonde menginstruksikan JFU Kustodian Kekayaan Negara untuk mendata aset yang tercatat.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Dokumentasi Kemenag Bolmong.
Pendataan yang dilakukan di Kantor Kemenag Bolmong. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -- Kepala Kantor Kemenag Bolmong H. Muhtar G Bonde menginstruksikan JFU Kustodian Kekayaan Negara untuk mendata aset yang tercatat.

Hal ini dalam rangka menertibkan dan mengefisiensi penatausahaan dan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). 

Tujuannya, untuk memudahkan pengelompokan kondisi aset yang masih bagus dan berfungsi, rusak ringan, dan rusak berat. 

Jika terbukti banyak aset/barang yang telah rusak berat maka dapat dilakukan langkah penghapusan BMN.

Penghapusan adalah tindakan menghapus Barang Milik Negara dari daftar barang dengan menerbitkan keputusan dari pejabat yang berwenang.

Hal ini untuk membebaskan Pengguna Barang dan/atau Kuasa Pengguna Barang dan/atau Pengelola Barang dari tanggung jawab administrasi dan fisik barang yang berada dalam penguasaannya.

Sesuai kriteria tata cara penghapusan secara fisik barang tidak dapat digunakan karena rusak, dan tidak ekonomis apabila diperbaiki 

"Sedangkan secara ekonomis lebih menguntungkan bagi negara apabila barang dihapus," kata dia ketika dihubungi Tribun Manado, Selasa (6/7/2021). 

"Karena biaya operasional dan pemeliharaan barang lebih besar daripada manfaat yang diperoleh," tambah dia. 

Ia menambahkan, barang yang diusulkan penghapusan dipastikan adalah barang yang rusak atau benar-benar sudah tidak digunakan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved