Berita Manado

Pengadilan Negeri Manado Menangkan Mega Mas dalam Gugatan Rp 1,1 Miliar

Tuntutan Ganti Rugi Rp. 1.1 Miliar terhadap PT. Mega Jasakelola/Mega Mas Manado ditolak Majelis Hakim Pengadilan Negeri Manado.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
Dokumentasi Pribadi
Kuasa Hukum PT. Jasa Kelola/Mega Mas Manado, Vebry Tri Haryadi, SH 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Gugatan PT Anoa Citra Perkasa/Anoa Advertising terhadap PT. Mega Jasakelola ditolak Majelis Hakim, pada sidang Kamis (1/7/2021). 

Sidang putusan yang digelar di Pengadilan Negeri Manado ini dipimpin Hakim Ketua, Syors Mambrasar, Hakim Anggota yakni Relly Dominggus Behuku dan Maria Magdalena Sitanggang.

Majelis Hakim menolak gugatan Perbuatan Melawan Hukum yang dilayangkan PT. Anoa Citra Perkara/Anoa Advertising sebagai Penggugat. 

Penggugat diwakili kuasa hukumnya, Christiansen Samadi LLM, Dr Gladi AR Dendape dan Jelvitson S Budiman.

Sedangkan tergugat diwakili kuasa hukumnya yakni Vebry Tri Haryadi dan Christy AL Karundeng.

Christiansen dkk memperkarakan tergugat karena membongkar delapan titik papan reklame (billboard) milik penggugat di kawasan Mega Mas Manado.

Tergugat pun dituntut membayar ganti rugi sebesar Rp. 1.1 Miliar.

Namun, dalam amar putusan, Hakim menyatakan menolak seluruh gugatan dari Penggugat.

Hakim kemudian mengabulkan sebagian dari gugatan rekonvensi atau gugat balik yang dilayangkan oleh Tergugat PT Mega Jasakelola/Mega Mas Manado.

Walhasil PT Anoa Citra Perkasa harus membayar ganti kerugian materiil yang dialami PT. Mega Jasakelola/Mega Mas Manado sebesar Rp.494.500.000.

Kepada wartawan, Kuasa Hukum pihak Mega Mas Manado, Vebry Tri Haryadi mengatakan bahwa gugatan perbuatan melawan hukum yang digugat oleh penggugat tidak terbukti dan sudah sepatutnya ditolak oleh Majelis Hakim.

"Pihak PT.Anoa Citra Perkasa tidak mendasar hukum, sehingga keputusan dari Majelis Hakim sudah benar dan berkeadilan," kata dia. 

Apalagi, kata dia, dengan Keputusan Majelis Hakim yang mengabulkan gugatan rekonvensi atau gugat balik dari pihaknya.

"Yang nyata merekalah pihak PT.Anoa Citra Perkara/Anoa Advertising yang telah terbukti melakukan perbuatan melawan hukum seperti yang dinyatakan dalam putusan Majelis Hakim," terang Vebry. 

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved