Penanganan Covid
Virus Corona Varian Delta Kian Dekat ke Sulut, Satgas Covid-19 Perkuat Surveilans Genomik
Masyarakat di Sulut diminta senantiasa berhati-hati dan makin disiplin menetapkan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan Covid-19
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Masyarakat di Sulut diminta senantiasa berhati-hati dan makin disiplin menetapkan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan Covid-19.
Hal ini seiring dengan meningkatkan kasus positif Covid-19 di sejumlah daerah.
Peningkatan kasus diduga karena penyebaran virus corona varian Delta yang lebih mudah menular dibanding varian yang sudah ada.
Teranyar, kasus Covid-19 varian Delta sudah ditemukan di provinsi tetangga, Gorontalo.
Sebagai antisipasi fenomena itu, Satgas Covid-19 Sulut maupun kabupaten kota memperkuat surveilans genomik.
Baca juga: Gerindra Bersiap Hadapi Pilpres 2024, Akankah Prabowo Maju Menjadi Capres Kembali?
Surveilans genomik merupakan bagian penting dalam penanganan pandemi karenavirus SARS-CoV-2 akan terus bermutasi dan bukan tidak mungkin kejadian mutasi ini akan memengaruhi kebijakan negara.
Jubir Satgas Covid-19 Sulut dr Steven Dandel mengatakan, metode dan penerapan surveilans genomik serupa dengan swab dan penelusuran kontak erat yang berjalan selama ini.
"Teknik pengambilannya sama hanya saja sampelnya tidak diperiksa di sini tapi dikirim ke Jakarta," katanya, Selasa (22/06/2021).
Kata Dandel, karena diperiksa di Jakarta, hasil keluar relatif lebih lama. "Rata-rata dua sampai tiga minggu," katanya.
Mengapa harus di Jakarta? Dandel bilang karena pemeriksaan dugaan mutasi virus spesifik dan tidak semua lab bisa melakukannya.
"Surveilans genomik ini bukan baru berlangsung sekarang. Suda dari awal tahun ini sampel rutin dikirim.
Terkait itu, Dandel mengatakan, semua prosedur penanganan dan protokol kesehatan tetap berjalan seperti biasa.
Baca juga: Ini Pesan Ketua Pengprov Perbasi Sulut Adriana Dondokambey ke Pemkot dan Perbasi Bitung
Pemerintah pun tengah berupaya mempercepat laju program vaksinasi di Sulut.
"Masyarakat kiranya jangan lengah. Tetap disiplin protokol kesehatan," katanya.
"Memang di Sulut, jika dilihat dari pertambahan kasus, zona risiko masih terkendali tapi kami imbau tetap disiplin menjelaskan protokol kesehatan," katanya.