Breaking News:

Berita Sitaro

Bupati Sitaro Terbitkan Edaran Tentang PPKM Berbasis Mikro & Optimalisasi Posko Penanganan Covid-19

Edaran yang ditandatangani Bupati Evangelian Sasingen juga mengatur tentang optimalisasi posko penanganan Covid-19.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Rizali Posumah
Dokumentasi Bagian Prokopim Setda Sitaro
Bupati Evangelian Sasingen. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro.

Ini dalam rangka mencegah, mengendalikan serta memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 yang belakang terus meningkat.

Hal itu dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Nomor 40/SE/VI-2021 tertanggal 18 Juni 2021.

Selain tentang PPKM Berskala Mikro, edaran yang ditandatangani Bupati Evangelian Sasingen itu juga mengatur tentang optimalisasi posko penanganan Covid-19 di tingkat Kelurahan dan Kampung di Kabupaten Sitaro.

Dalam ketentuannya, PPKM Mikro dilakukan dengan mempertimbangkan kriteria zonasi pengendalian wilayah di tiap Kelurahan dan Kampung yang ditetapkan oleh Satgas Penanganan Kabupaten Sitaro.

Bupati Evangelian Sasingen.
Bupati Evangelian Sasingen. (Dokumentasi Bagian Prokopim Setda Sitaro)

Selanjutnya, PPKM Mikro dilaksanakan melalui koordinasi dengan seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Kepala Lingkungan/Kepala Lindongan, Kepala Kelurahan/Kampung, Satlinmas, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol-PP, TP-PKK, Posyandu, Dasawisma hingga Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dan unsur terkait lainnya.

Adapun mekanisme koordinasi, pengawasan dan evaluasi PPKM Mikro dilakukan dengan membentuk Posko tingkat Kelurahan dan Kampung.

"Untuk supervisi dan pelaporan Posko tingkat Kelurahan dan Kampung dilakukan oleh Posko Kecamatan setempat guna mengoptimalkan peran dan fungsinya," jelas bupati dalam edaran tersebut.

Terkait Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dilaksanakan lewat dua skema, yakni dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring) atau tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Sedangkan kegiatan peribadatan di rumah-rumah ibadah dilaksanakan dengan pembatasan maksimal 50 persen dengan protokol kesehatan yang ketat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved