Breaking News:

Tribun Travel

Pulau Nain di Minut, Saksi Cinta Orang Tondano dan Suku Bajo di Masa Lampau

Orang Tondano dan Suku Bajo dulunya bersahabat erat. Buktinya dapat dilacak di Desa Nain, Kabupaten Minut.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
DISPEN LANTAMAL VIII MANADO
Foto bersama setelah selesai upacara pembentangan Bendera Merah Putih Lantamal VIII Manado di Pasir Timbul Pulau Nain, Wori, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Minggu (16/08/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Sama-sama pemberani. Sama - sama pecinta kehidupan air

Orang Tondano dan Suku Bajo dulunya bersahabat erat. Buktinya dapat dilacak di Desa Nain, Kabupaten Minut

Menurut sejarawan Fendy Parengkuan, jejak persahabatan orang Tondano dan Bajo dapat dilihat dari bahasa yang digunakan di pulau tersebut. 

"Terdapat suatu kata yang ada dalam bahasa Tondano," kata dia dalam FGD Pariwisata budaya Minut akhir pekan lalu dan dituturkan kembali pada Tribun Manado Senin (21/6/2021).

Sebut dia, banyak orang Bajo mendiami pulau Nain.

Adanya kata itu dapat menjelaskan hubungan mesra di masa lampau. 

Menurutnya, kisah tersebut dapat ditelusuri kemudian dijadikan storynomics tourism. 

"Ini akan jadi jualan bagi wisatawan yang hendak mengunjungi pulau tersebut," kata dia. 

Ia menuturkan, ini membuktikan potensi wisata di Minut sangat kaya. Ada alam, pantai, sport tourism dan juga budaya. 

Kabupaten Minahasa Utara memiliki banyak surga tersembunyi. Pesonanya harus dijemput di era destinasi super prioritas (DSP) Likupang agar tersaji kepada dunia. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved