Breaking News:

Tribun Travel

Pulau Nain di Minut, Saksi Cinta Orang Tondano dan Suku Bajo di Masa Lampau

Orang Tondano dan Suku Bajo dulunya bersahabat erat. Buktinya dapat dilacak di Desa Nain, Kabupaten Minut.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
DISPEN LANTAMAL VIII MANADO
Foto bersama setelah selesai upacara pembentangan Bendera Merah Putih Lantamal VIII Manado di Pasir Timbul Pulau Nain, Wori, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Minggu (16/08/2020). 

Salah satu pesona yang indah dan tersembunyi itu adalah pantai di Desa Nain 1, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara.

Berlokasi di kepulauan, pantai itu sangat indah. Pasirnya putih halus. Airnya jernih, tak kalah dengan pantai Pall. 

Tak hanya itu keistimewaan pantai Desa Nain 1. Pantai itu punya kandungan garam yang padat. Cocok untuk penyembuhan 
berbagai penyakit seperti stroke dan lainnya. 

Keistimewaan tersebut sudah sedikit "bocor". Beberapa pejabat kerap bertandang ke sana. Untuk terapi. Mandi. Juga berjetski. 

Pantai itu cukup luas hingga cocok untuk berjetski. 

Ada juga sebuah pulau kecil, di seberang pulau Nain. Pulau itu cocok sebagai tempat peristirahatan. 

Hukum Tua Desa Nain Masye Soeroegalang mengatakan siap memajukan pariwisata di Desa Nain.

"Desa ini punya pantai yang indah," katanya. 

Masye baru saja diaktifkan kembali sebagai hukum tua. Ia mengucapkan terima kasih pada Bupati Minut Joune 
Ganda yang telah mempercayakannya memgemban amanah membangun desa. 

"Saya siap menggelorakan revolusi mental di Desa Nain serta menyelenggarakan pemerintahan yang bersih dan transparan," katanya. (art) 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved