Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kebakaran di Malalayang

Barang Berharga Oksirius Liroga Hangus Akibat Kebakaran yang Menimpa Rumahnya di Malalayang

Oksirius Liroga salah seorang yang rumahnya ikut terbakar dalam kebakaran di Krida 18, Kelurahan Malalayang 1 Timur.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan
Sisa kebakaran di Krida 18, Kelurahan Malalayang 1 Timur, Kecamatan Malayang, Kota Manado. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -  Oksirius Liroga salah seorang yang rumahnya ikut terbakar dalam kebakaran di Krida 18, Kelurahan Malalayang 1 Timur, Kecamatan Malayang, Kota Manado, memberikan kesaksian kepada Tribun Manado

Oksi diketahui bekerja sebagai kostor di gereja jemaat GMIM Sumber Berkat Malalayang Satu.

Istrinya adalah seorang ASN guru di SLB-A Bartemaus, Malalayang, Manado.

Kepada tribuanado.co.id Oksi mengatakan, tidak ada barang yang bisa diselamatkan saat kejadian.

"Waktu kejadian sekitar pukul 16.00 Wita, saat kami akan pergi ke gereja tinggal memakai kaos kaki, lalu salah satu anak kayakan rumah di sebelah sementara terbakar," kata Oksi.

Lanjutnya, saat itu dirinya langsung mengambil air, namun sayang api yang kian menggila tak bisa dipadamkan, sampai semuanya ludes terbakar.

Oksi (mengenakan kaos biru) foto bersama salah satu anggota DPRD dan Lurah Malalayang Satu.
Oksi (mengenakan kaos biru) foto bersama salah satu anggota DPRD dan Lurah Malalayang Satu. (tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan)

"Kebakaran bermula dari rumah sebelah, semua barang berharga tidak bisa diselamatkan, diantaranya berkas dan alat elektronik serta SK terakhir orangtua yang akan mengurus pensiun," tambahnya.

Berkas milik istrinya yang akan dipakai untuk kenaikan golongan sebagai seorang ASN pun ikut terbakar.

Meski begitu, para korban agak terhibur, karena hari ini, Senin (21/6/2021) banyak bantuan yang diberikan. 

Mereka juga mendapat kunjungan dari Lurah Malalayang Satu, BNPB kota ManadoDinas Sosial hingga Anggota Dewan.

"Bantuan yang sudah diberikan berupa handuk, alat rumah tangga lainnya dan bahan makanan," ungkap Oksi.

Oksi mengatakan dirinya sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan, khususnya para jemaat yang turut membantu dengan memberikan pakaian.

"Selain pakaian jemaat juga memberikan makanan, ada juga masyarakat yang sudah memberikan amplop secara langsung

Kerugian diperkirakan lebih dari 100 juta, apalagi masalahnya banyak berkas," ucapnya.

Diketahui kebakaran rumah di Krida 18 terjadi pada Minggu (20/6/2021) kemarin. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved