Demokrat

Elektabilitas Demokrat Stagnan, Billy Lombok Optimistis Rebut Simpati Rakyat

Elektabilitas Partai Demokrat stagnan, meski sempat meramaikan jagat politik nasional karena masalah dualisme kepengurusan

Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
ryo noor/tribun manado
Billy Lombok 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Elektabilitas Partai Demokrat stagnan, meski sempat meramaikan jagat politik nasional karena masalah dualisme kepengurusan.

Hal itu sesuai hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis elektabilitas partai politik teranyar periode Mei 2021. 

Billy Lombok, Plt Sekretaris DPD Partai Golkar Sulut mengaku tak kecewa dengan hasil yang ada, malah jadi pemicu partai demokrat untuk bergerak ke depan

"Apa yang terbaca dalam hasil survei memacu Partai Demokrat untuk terus bersama rakyat. Mandat rakyat itu nomor 1," kata Wakil Ketua DPRD Sulut ini

Baca juga: Hasil Survei SMRC, Nasdem Terancam Tak Lolos ke Senayan, Ini Respons Kader di Sulut

Sukses tidaknya partai lolos ke Senayan semua semua tergantung monitor rakyat. 

Maka dari itu, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono sudah menjawab lewat program DPP Demokrat yang sesuai kebutuhan rakyat. 

"Ketum sendiri sudah berpesan, tidak ada pesan lain, partai demokrat memberi solusi persoalan ekonomi, membantu pemerintah dalam penanganan virus Corona. Beliau berpesan untuk  membantu rakyat harus bersama rakyat," kata dia.

Meski hasil survei stagnan bukan berarti tidak akan naik ke depannya, apalagi agenda politik masih cukup jauh, Partai Demokrat masih punya waktu mempersiapkan diri sebelum 2024

"Ini bukan akhir, merupakan acuan ke depan apa dilakukan," kata Ketua Karang Taruna Sulut ini.

Dalam survei SMRC Mei 2021, PDI Perjuangan mendapatkan elektabilitas 25,9 persen. 

Melihat dari tren, PDI Perjuangan selalu berada di atas perolehan suara pada Pemilu 2019.

"Pada survei terakhir, PDI Perjuangan dipilih 25,9%. Kalau dilihat dari tren survei sebelum pemilu sejak 2014, survei merekam PDI Perjuangan selalu di atas perolehan hasil pemilu," ujar Manajer Program SMRC Saidiman Ahmad saat rilis survei secara daring, Minggu (13/6). 

Sementara itu pada klaster kedua terjadi persaingan ketat antara Partai Golkar dan Partai Gerindra. Jika pemilu digelar pada saat survei dilakukan, Golkar dipilih oleh 10,9 persen responden, dan Partai Gerindra dipilih oleh 10,7 persen. 

"Kedua partai ini juga bersaing ketat dalam Pemilu 2019," ujarnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved