Breaking News:

DPRD Bolmong Gelar RDP dengan Dinsos dan Dinas Pertanian

Dalam RDP tersebut, komisi III mempertanyakan kepada Dinas Pertanian terkait persoalan bantuan bibit bawang merah senilai Rp 2,6 miliar.

Penulis: Nielton Durado | Editor: maximus conterius
Tribun Manado/Nielton Durado
Para pimpinan DPRD Bolmong saat menguliti berbagai program dari Dinsos dan Dinas Pertanian Bolmong, dalam RDP yang digelar, Senin (14/6/2021) di DPRD Bolmong. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui komisi III gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pertanian dan Dinas Sosial di ruang paripurna DPRD Bolmong, Senin (14/6/2021).

Dalam RDP tersebut, komisi III mempertanyakan kepada Dinas Pertanian terkait persoalan bantuan bibit bawang merah senilai Rp 2,6 miliar yang diduga dusalahgunakan kelompok tani.

Selain itu, Komisi III DPRD Bolmong juga mempertanyakan penyaluran sembako Bantuan pangan non tunai (BPNT) dari Kementrian Sosial kepada Dinas Sosial Bolmong.

"Saya minta jelaskan terkait dana bibit tersebut, karena ini sudah ribut di medsos dan media," ucap Sekretaris Komisi III Supandri Damogalad. 

Kepala Dinas Sosial Remon Rattu ketika memberikan penjelasan saat mengikuti RDP dengan Komisi III DPRD Bolmong, Senin (14/6/2021).
Kepala Dinas Sosial Remon Rattu ketika memberikan penjelasan saat mengikuti RDP dengan Komisi III DPRD Bolmong, Senin (14/6/2021). (Tribun Manado)

Politisi dari PKB tersebut meminta agar Dinas Pertanian memberikan tanggapan terkait bibit bantuan bibit tersebut. 

"Ini harus dijelaskan supaya tak lagi ada dugaan-dugaan atau bola liar," aku dia. 

Sementara itu, anggota komisi III lainnya yakni Sulhan Manggabarani juga mempertanyakan mekanisme penetapan kelompok yang akan diberikan bantuan.

Menurut, politisi partai berlambang beringin ini, penetapan kelompok yang akan menerima bantuan haruslah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Dinas Sosial dan Dinas Pertanian Kabupaten Bolmong, saat mengikuti RDP bersama Komisi III DPRD Bolmong, Senin (14/6/2021).
Dinas Sosial dan Dinas Pertanian Kabupaten Bolmong, saat mengikuti RDP bersama Komisi III DPRD Bolmong, Senin (14/6/2021). (Tribun Manado)

"Jadi jangan asal tetapkan, harus sesuai mekanisme," tegasnya. 

Menanggapi pertanyaan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Bolmong Remon Ratu mengatakan, pihaknya memberikan bantuan tersebut kepada sembilan kelompok tani yang ada di Bolmong.

"Saya memberikan bantuan kepada klompok tani asal Bolmong," katanya. 

Ia juga menjelaskan jika semua proses yang dilakukan dinas pertanian sudah sesuai dengan prosedur. 

"Memang ada yang menerima petani Kotamobagu, tapi yang bersangkutan punya lahan di Bolmong. Dan itu bisa menurut aturan," tegasnya. 

Anggota Komisi III DPRD Bolmong ketika memberikan berbagai pertanyaan kepada 2 Dinas saat RDP di Kantor DPRD Bolmong, Senin (14/6/2021).
Anggota Komisi III DPRD Bolmong ketika memberikan berbagai pertanyaan kepada 2 Dinas saat RDP di Kantor DPRD Bolmong, Senin (14/6/2021). (Tribun Manado)

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Abdul Haris Bambela saat menanggapi pertanyaan Anggota Komisi III mengatakan, bantuan BPNT sudah tepat sasaran.

"Karena nama calon penerimanya dikirim langsung dari kementrian, bukan dari kami. Jadi ini sudah tepat sasaran," tandasnya. (Nie)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved