Breaking News
Sabtu, 30 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Universitas Sam Ratulangi

Universitas Sam Ratulangi Manado Kembali Lahirkan 85 Insinyur Profesional Baru

Universitas Sam Ratulangi Manado melalui Prodi Program Profesi Insinyur Pascasarjana kembali menelorkan puluhan insinyur profesional bersertifikat

Tayang:
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Fernando Lumowa
Pelantikan Profesi Insinyur Program Pascrasarjana Universitas Sam Ratulangi Manado, Jumat (11/06/2021).  

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID -  Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado melalui Prodi Program Profesi Insinyur Pascasarjana kembali menelorkan puluhan insinyur profesional bersertifikat.

Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Dr Ir Heru Dewanti MSc (Eng), IPU ASEAN Eng AGPE melantik dan mengambil sumpah 85 Insinyur Profesional Pratama (IPP) di Auditorium Unsrat, Jumat (11/06/2021).

Pelantikan disaksikan Rektor Unsrat, Prof Dr Ir Ellen J. Kumaat MSC DEA; Direktur Pascasarjana Unsrat, Prof Dr Ir Markus Lasut IPU ASEAN Eng dan Direktur Eksekutif PII, Faisal Safa ST MSi IPU ASEAN Eng ACPE.

Heru mengatakan, para insinyur dituntut menjadi agen perubahan peradaban.

Baca juga: Jeane Pelealu Fans Christiano Ronaldo, Yakin Portugal Pasti Masuk Final Euro 2020

Selain itu mengaplikasikan ilmunya untuk mewujudkan kesejahteraan bangsa dan negara.

Heru bilang, para insinyur di Indonesia sudah bisa disetarakan dengan insinyur di dunia pada umumnya.

"UU Keinsinyuran yang baru, insinyur di Indonesia kompatibel dengan Keinsinyuran dunia," kata Heru

Ia berpesan agar 85 insinyur profesional yang baru segera melanjutkan dengan sertifikasi profesional madya dan utama.

"Kalau sudah setara, bisa menuntut remunerasi yang setara dengan asing. Karena kompetensinya sama," katanya.

Di sisi lain,  insinyur asing yang mau ke Indonesia juga harus bersertifikasi dan diregistrais PII.

Sejauh ini, baru 15 ribu insinyur profesional dari 800 ribu insinyur yang melakukan praktik keinsinyuran di Indonesia.

Baca juga: Kabag Hukum Pemkab Minahasa Sebut Tindakan Masyarakat Menghalangi Pembangunan Perum Jelas Sabotase

"Kita punya tugas berat memang untuk mendorong insinyur profesional," jelasnya.

Rektor Unsrat, Prof Dr Ir Ellen J. Kumaat MSc DEAmengatakan, dengan meraih status insinyur profesional, para insinyur bisa melakukan praktik keinsinyuran yang berkualitas.

"Kiranya bisa menjalankan profesi secara beretika, memberikan yang terbaik," kata Kumaat.

Ia berpesan, kedepan agar perlu ditegaskan soal kewajiban Surat Tanda Registrasi (STR) Insinyur bagi insinyur.

"Kedepan harus ketat. Tanpa STRI, tidak bisa ikut tender, lelang dan seleksi terkait keinsinyuran," kata rektor.

Ketua Prodi Program Profesi Insinyur Pascasarjana Unsrat, Dr Ir Audie Rumayar IPU ASEAN Eng mengungkapkan, 85 insinyur yang dilantik merupakan peserta angkatan IV dan V.

"Hingga saat ini, total insinyur profesional yang lahir dari Unsrat mencapai 219 orang," kata Audie.

Ia bilang, Program Profesi Insinyur Unsrat menjadi favorit insinyur dari seluruh Indonesia. Peserta datang dari  Sulut, Gorontalo, Papua, Papua Barat, Jakarta, Sumsel dan lainnya.

Ketua Panitia Pelantikan Profesi Insinyur Angkatan IV dan V, Ir Novie Ilat mengatakan, pelaksanaan  pelantikan berlangsung sangat hati-hati karena masih pandemi Covid-19.

"Karena itu kita menggelarnya dalam protokol kesehatan yang ketat," jelas Ilat yang didampingi Sekretaris Ir Engella Subiantoro dan Ir Bendahara Jeneny Nettie Mamoto.

Dari 85 orang yang dilantik, 50 orang mengikuti offiline. Sisanya, 35 peserta dan undangan lainnya mengikuti secara daring.(ndo)

Baca juga: Pedagang Pasar Tuminting Kota Manado Keluhkan Berkurangnya Pendapatan Pasca Digusur

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved