Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Sulut

Olly Dondokambey Gaungkan Sirine 1821, Bapak Diminta Lepas Handphone Jam 6 sampai 9 Malam

Gubernur Sulut Olly Dondokambey menggaungkan gerakan Sirine 1821. Hal itu disampaikan Gubernur Olly usai Rapat Forum Koordinasi Pria Kaum Bapak

Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Ryo Noor
Olly Dondokambey Gaungkan Sirine 1821 

Di samping alarm 1821, Olly juga mengingatkan jargon 3 B yakni, Berdoa, Bermain dan Belajar yang pasti mendapat prioritas dalam kehidupan keluarga. 

Alarm 1821 dan jargon 3 B bertujuan mensinergikan hubungan berkualitas antara orangtua dan anak-anak, dapat menyisihkan kehidupan keluarga untuk terus bertumbuh di dalam iman, penuh kasih sayang, dan memiliki mental baik. 

Baca juga: 35 Kata-kata Mutiara Ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila: Merajut Keragaman Jadi Keindahan

“Waktu yang baik adalah setelah makan malam, setelah kita melepas aktivitas seharian. Kebersamaan yang baik akan memupuk daya pikir anak yang berkualitas,” katanya.         

Selanjutnya Olly yang juga Gubernur Sulawesi Utara menyebut bapak adalah figur pemimpin dalam keluarga yang dalam kesehariannya menjadi punggung utama keluarga.  

Sejumlah kesibukan dalam aktivitas dan pekerjaan menuntut keberhasilan dalam meraih kesuksesan, oleh karena itu kualitas hidup bapak sebagai pemimpin sangat dibutuhkan keluarga untuk mendatangkan kebahagiaan dan kesejahteraan
              
Sekretaris FK-PKB PGI Michael Roring dan Wakil Sekretaris Roland Roeroe mengatakan kampanye 1821 dan 3 B terus dikampanyekan di seluruh aras kaum bapak PGI di tanah air. 

Dikatakan 1821 dan 3 B menjadi isu utama FK PKB PGI mewarnai setiap pertemuan Konas. “Di mana pun keluarga berada di sana ada figur seorang bapak teladan,” katanya.        

Roland Roeroe menambahkan kepala keluarga, menjadi pemimpin yang mengarahkan istri dan anak-anak untuk terus bertumbuh sebagai keluarga  kuat. Hal ini menjadikan keluarga sebagai bagian dari komunitas dasar dalam memperkokoh kehidupan berbangsa sehingga mampu memberi dampak baik serta menjadikan bangsa Indonesia kuat.          

Sekretaris Eksekutif Jemmy Mokolengsang mengatakan setiap tahun FK PKB PGI melakukan pertemuan rutin Konvesi Nasional (Konas), September tahun ini dilaksanakan di Medan tuan rumah gereja HKBP.  

Tujuan pelaksanaan Konas FK-PKB PGI adalah mengevaluasi persoalan yang dihadapi masyarakat Indonesia, khususnya yang dihadapi umat Kristiani sebagai upaya membangun bangsa sekaligus memberi sumbangsih bagi kemajuan, kemaslahatan umat Kristen dan warga masyarakat secara umum.

Sehari sebelum Rakor, diadakan ibadah, Hari Raya Pentakosta di Gedung Gereja GMIM Getsemani Sario Kotabaru, Manado, Minggu (30/5/2021)

Olly Dondokambey mengungkapkan, Kaum Bapak menjadi simpul penting dalam kehidupan keluarga maupun kesaksian iman di tengah masyarakat. 

"Kaum Bapak memiliki potensi besar dalam harmonisasi kehidupan berbangsa, kedamaian dan kesejahteraan masyarakat sehingga diharapkan selalu  mengabarkan kabar baik kepada semua orang," kata Olly  

Olly mengatakan,  Kaum Bapak memiliki potensi besar dalam banyak hal pekerjaan maupun profesi ditekuni, sehingga diharapkan ketrampilan dan pengalaman dimiliki dapat memajukan kehidupan keluarga, jemaat, masyarakat dan bangsa. 

Kemajuan harus dimulai dari keluarga, kalau keluarga baik pasti jemaat dan masyarakat maju. Semua sangat tergantung peran bapak,” kata Ketua PGI dari unsur Non Pendeta ini

Menurut Olly dalam kehidupan berbangsa, peran Kaum Bapak penting meredam isu-isu politik nasional dan internasional sehingga keharmonisan hidup berbangsa tetap terjaga. 

"Oleh karena itu rapat koordinasi di Manado dikaitkan dengan Hari Lahirnya Pancasila. Falsafah hidup Pancasila sangat relevan dengan nilai dan ajaran Kristiani," katanya. (ryo)

Baca juga: BREAKING NEWS: DPC PDI Perjuangan Minut Dukung Puan Capres 2024

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved