Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Sulut

Olly Dondokambey Gaungkan Sirine 1821, Bapak Diminta Lepas Handphone Jam 6 sampai 9 Malam

Gubernur Sulut Olly Dondokambey menggaungkan gerakan Sirine 1821. Hal itu disampaikan Gubernur Olly usai Rapat Forum Koordinasi Pria Kaum Bapak

Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Ryo Noor
Olly Dondokambey Gaungkan Sirine 1821 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -  Gubernur Sulut Olly Dondokambey menggaungkan gerakan Sirine 1821.

Hal itu disampaikan Gubernur Olly usai Rapat Forum Koordinasi Pria Kaum Bapak (FK PKB) Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) di Hotel Luwansa Manado, Senin (31/5/2021).

"1821 artinya jam 6 sampai jam 9 malam, matikan handphone bergaul bersama istri dan anak, " kata Gubernur Olly yang juga Ketua FK PKB PGI.

Gerakan ini lanjut Olly, agar supaya bapak-bapak fokus bersama keluarga

"Bapak jadi imam di rumah dan keluarga. Itu program utama," kata dia.

Baca juga: Viral Video Bullying di FB, Polisi Amankan Empat Perempuan di Bitung

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey memimpin Rapat Forum Kordinasi Pria Kaum Bapak (FK PKB) Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia, Senin (31/5/2021)

Rapat tersebut berlangsung di Hotel Luwansa, Kota Manado.

Olly hadir setelah selesai mengikuti kegiatan di Universitas Sam Ratulangi.

Olly merupakan Ketua FK PKB PGI. Gubernur Sulut ini juga dipercaya menduduki jabatan pelayanan sebagai satu di antara Ketua PGI dari Unsur Non Pendeta.

Hadir sejumlah pentolan FK PKB PGI di antaranya Sekretaris Umum FK-PKB PGI Michael Roring, Wakil Sekretaris Roland Roeroe bersama Humas Rizal Layuck 

Hadir juga Roy Roring (Bupati Minahasa), dan Jabes Gaghana (Bupati Sangihe) sejumlah peserta rapat lainnya.

FKB menggaungkan gerakan Sirine 1821 sebagai alarm dalam keluarga.

Baca juga: Sulawesi Utara Ketambahan 41 Ribu Vaksin Covid-19, Tapi Langsung Dikirim ke Daerah

Sirene 1821 sebagai tonggak penting pembinaan spiritual anak yang kelak menjadi generasi unggul  bangsa. 

Sirene 1821, bagian dari kampanye FK-PKB PGI mengeliminir penggunaan telepon genggam oleh anak-anak dari pukul 18.00 hingga pukul 21.00. Rentang waktu 18.00-21.00  menjadi waktu belajar dan  bercengkerama sesama anggota keluarga, anak-bapak dan ibu. 

 “Dalam kehidupan keluarga, saya  sering menyampaikan program 1821, yaitu program dimana pada pukul 18.00 hingga pukul 21.00, setiap orang tua wajib mematikan handphone, menghentikan aktivitas media sosial serta memberikan ruang dan waktu lebih bersama keluarga,” tandasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved