Berita Heboh

Kondisi Dadang Buaya, Pria Mabuk Bawa Sajam yang Datangi Koramil & Polsek, Menyesal Usai Babak Belur

Diduga merasa tak puas, Dadang bersama sejumlah kawannya mendatangi Koramil Pamengpeuk dengan mengendarai mobil.

Kolase Tribun Lampung
Pria berambut coklat bernama Dadang Buaya bersama belasan orang lainnya menyerang Markas Koramil Pameungpeuk dan Markas Polsek Pameungpeuk yang ada di selatan Garut, Jawa Barat. 

2. Tak terima ditegur warga

Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WIB, Dadang Buaya dkk terlihat cekcok dengan seorang nelayan.

Kapolsek AKP Dedin Permana mengatakan, saat itu Jaka (45) warga Kampung Bunisari, Desa Mancagahar Pemeungpeuk Garut baru saja pulang dan melintas di jalan tersebut.

Saat bersamaan Dadang Buaya yang juga membawa sepeda motor melintas tetapi bukan di jalurnya alias berlawanan arah di kawasan Wisata Sayangheulang.

Jaka kemudian memberikan teguran, namun Dadang Buaya tak terima dan kemudian menodongkan pisau ke leher Jaka serta menamparnya.

Bahkan, Dadang Buaya kemudian menarik Jaka ke arah Curugan, di depan Hotel Balinda dan mengintimidasi Jaka.

Namun Jaka tak terima sehingga mereka cekcok.

3. Serang tentara

Karena ribut, warga sekitar yang ngeri melihat kejadian itu, kemudian melapor dan meminta bantuan anggota TNI Lettu Saprudin (45).

Lettu Saprudin adalah anggota Kesatuan Cilodong Bogor yang saat itu tengah cuti dan merupakan kerabat Jaka.

"Namun Dadang Buaya justru menyerang saudara Saprudin," jelas Kapolsek.

4. Berusaha bacok polisi

Karena tidak selesai, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Babinmas Desa Mancagahar, Bripka Dedi yang berusaha melerai aksi Dadang Buaya.

Namun, Dadang Buaya balik menyerang Bripka Dedi, bahkan Dadang sempat merampas golok milik seorang petani untuk membacok Bripka Dedi namun digagalkan.

Saat Bripa Dedi cekcok dengan Dadang, Lettu Saprudin justru cekcok dengan teman Dadang Teri alis Abang.

Anggota Polsek Pameungpeuk pun kemudian mendatangi lokasi dan melerai perkelahian dan cekok tersebut sehingga bubar. Dadang dkk diminta pergi dan tidak boleh lagi mengulangi tindakan tersebut.

5. Datangi koramil dan polsek

Setelah bubar, ternyata Dadang Buaya cs tak puas dengan kejadian tersebut lalu mendatangi Markas Koramil Pameungpeuk mencari Lettu TNI Saprudin dan membuat perhitungan.

Mereka datang dengan jumlah 15 orang membawa golok, samurai, celurit dan sejata tajam lainnya. Namun aksi ini diredakan oleh anggota Koramil yang bertugas dan Dadang cs dihalau pergi.

Tak puas mendatangi Markas Kormail, Dadang Buaya dkk dengan gagah mendatangi Markas Polsek mencari Bripka Dedi.

Dalam keadaan mabuk dia mengamuk, namun kemudian digagalkan oleh Bripka Uun yang bertugas dan meminta dia pulang.

6. Ditangkap di rumahnya

Karena dianggap membahayakan, apalagi dalam keadaan mabuk dan membawa senjata tajam. Maka dilakukan koordinasi antara Polsek dan Koramil.

Selanjuntya petugas gabungan mendatangi kediaman Dadang Buaya dan dia kemudian diringkus.

Saat hendak ditangkap lagi-lagi Dadang Buaya mengamuk, sehingga dia pun terlibat bonyok dan mukanya lebam.

Kali ini Dadang tertunduk lesu dan meminta maaf atas tindakannya yang ngamuk sebarangan. Pria dengan tubuh penuh tato ini mengaku menyesal.

"Sejauh ini pasca penangkapan, Situasi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) Pameungpeuk pascakejadian aman, tertib, dan kondusif," kata Dedin.

Dandim Garut Bantah Dadang Buaya Serang Koramil

Dandim 0611/Garut memberi keterangan resmi terkait aksi Dadang Buaya Cs yang terlibat cekcok di depan markas Koramil Pameungpeuk dan Polsek Pameungpeuk.

Dandim Garut Letkol CZI Deni Iskandar mengklarifikasi kabar yang beredar di masyarakat tentang adanya penyerangan ke markas Koramil Pameungpeuk.

"Ada berita yang tengah viral terkait penyerangan Koramil, itu tidak ada. Saya tegaskan tidak ada penyerangan ke Koramil maupun Polsek," ucapnya saat menggelar jumpa pers, Sabtu (29/5/2021) malam.

Menurut Deni datangnya Dadang Buaya dan teman-temannya adalah mengejar salah satu anggota TNI dan Kamtibmas yang meminta perlindungan ke Koramil.

"Keduanya melarikan diri ke Koramil, istilahnya menyelamatkan diri," ujarnya.

Dadang Buaya kemudian datang ke markas Koramil Pameungpeuk dan mencari keberadaan kedua orang tersebut.

Aksi Dadang berhasil dihalau sebelum bisa masuk ke dalam Koramil.

"Si Dadang ini mengejar ke Koramil tapi mobilnya di depan, oleh Babinsa kami dari Koramil ditahan tidak boleh masuk. Ya, kami wajarlah ada orang yang meminta pertolongan kami bantu selamatkan, karena pelaku ini membawa senjata tajam termasuk minuman keras di dalam mobilnya," ucap Deni.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Sedang Mabuk Berat, Pria Bersenjata Tajam Datangi Koramil dan Polsek, Ini Sebabnya

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Pria Bersenjata Tajam Datangi Koramil dan Polsek sambil Ngamuk, Balas Dendam Cari Anggota TNI

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved