Berita Heboh
Kondisi Dadang Buaya, Pria Mabuk Bawa Sajam yang Datangi Koramil & Polsek, Menyesal Usai Babak Belur
Diduga merasa tak puas, Dadang bersama sejumlah kawannya mendatangi Koramil Pamengpeuk dengan mengendarai mobil.
Penangkapan ini didasari hasil konsolidasi Koramil dan Polsek Pamengpeuk.
"Jam 11.30 siangnya, Dadang diamankan dirumahnya oleh petugas Polsek Pamengpeuk dipimpin langsung Kapolsek, lalu pelaku dibawa ke Polres Garut," ungkap Muslih.
Serbu markas tentara dan polisi
Seperti diberitakan, Dadang Buaya mengamuk dan menyerang Koramil dan Polsek Pameungpeuk bersama dengan 14 preman temannya pada Jumat (28/5/2021).
Mengutip Tribun Jabar, Dadang Buaya memimpin penyerangan Polsek dan Koramil Pameungpeuk dengan membawa senjata tajam samurai, celurit hingga golok.
• Sosok Faisal Harris, Suami Jennifer Dunn Punya 30 Aset Bernilai Fantastis, Warisan Mantan
Aksi Dadang Buaya dan gerombolan preman di Garut ini memang membuat resah warga sekitar. Apalagi, dia kerap mabuk dan membawa senjata tajam.
Bahkan, sebelum menyerang Polsek dan Koramil Pameungpeuk Garut, dia menyerang seorang warga, anggota TNI Lettu Saparudin dan anggota Polri Bripka Dedi.
Sepak terjang Dadang Buaya di Garut:
1. Pimpin preman serang markas tentara dan polisi
Nama Dadang Buaya (45) mendadak viral karena aksinya yang nekat menyerang markas Koramil dan Polsek Pamaeungpeuk Kabupaten Garut.
Dadang Buaya yang membawa 14 rekannya, dengan gagah berani menantang petugas di Koramil Sabtu (29/5/2021) pagi itu.
Tak pelak aksi Dadang Buaya yang membawa senjata tajam seperti golok, samurai, parang, dan celurit ini membuat heboh pihak kepolisian dan koramil serta warga sekitar.
2. Tak terima ditegur warga
Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WIB, Dadang Buaya dkk terlihat cekcok dengan seorang nelayan.
Kapolsek AKP Dedin Permana mengatakan, saat itu Jaka (45) warga Kampung Bunisari, Desa Mancagahar Pemeungpeuk Garut baru saja pulang dan melintas di jalan tersebut.