Orang Hanyut di Karame
5 FAKTA Hilangnya Agli Tambengi Cowok yang Hanyut di Jembatan Mahakam, Awalnya Sudah Diingatkan Tapi
Berikut ini adalah 5 fakta hilangnya Muhammad Agli cowok yang hanyut di Jembatan Mahakam yang dirangkum tribunmanado.co.id.
Penulis: Indry Panigoro | Editor: Indry Panigoro
"Waktu tidur itu si David jatuh ke sungai tapi tidak sadarkan diri. Lalu tidak lama seorang warga yang sedang memancing menemukan David dan langsung menariknya," tambah Decky.
David dibawa pulang dalam keadaan basah kuyup dan tidak sadarkan diri.
Saat ditanya soal keberadaan Agli, warga tersebut tidak tahu karena hanya melihat Dedek yang kebetulan tangannya tersangkut perahu.
Akhirnya karena Agli tidak ditemukan, keluarga dan teman-temannya melapor ke Pak Lurah yang langsung meneruskan ke Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Polsek Singkil.
Dalam pencarian ini kru Basarnas yang terlibat ada sekitar tujuh orang.
Pencarian menggunakan dua metode, yaitu susur sungai menggunakan perahu karet dan menyelam.
Saat proses pencarian dengan menyelam, kru Basarnas sempat mendapat kesulitan. Namun tetap menlanjutkan pencarian.
Menurut keterangan Kepala Seksi Operasi Pencarian dan Pertolongan Jandry S Paendong, arus bawah sungai cukup deras dan menyulitkan proses pencarian.

4. Ditemukan dalam keadaan meninggal
Setelah terus melakukan pencarian, akhirnya mayat Agli ditemukan pada pukul 11.00, Senin 31 Mei 2021.
Hal itu dibenarkan oleh Juru Bicara Basarnas Manado Ferry Ariyanto.
"Sudah. Jam 11 siang," terang Ferry.
Pencarian tadinya berawal di Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano Jembatan Megawati menuju ke Jembatan Mahakam tepatnya di Kelurahan Karame.
5. Kronologi sampai hanyut
Kronologi peristiwa nahas itu berawal dari korban dan dua rekannya yang merupakan warga Karame, Kecamatan Singkil sempat minum minuman keras di pinggiran DAS Tondano, Minggu pagi sekitar pukul 07.00 Wita.