Orang Hanyut di Karame
5 FAKTA Hilangnya Agli Tambengi Cowok yang Hanyut di Jembatan Mahakam, Awalnya Sudah Diingatkan Tapi
Berikut ini adalah 5 fakta hilangnya Muhammad Agli cowok yang hanyut di Jembatan Mahakam yang dirangkum tribunmanado.co.id.
Penulis: Indry Panigoro | Editor: Indry Panigoro
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pencarian korban hilang di Kelurahan Karame Lingkungan 2, Kecamatan Singkil, Manado, Sulawesi Utara akhirnya membuahkan hasil.
Namun kelurga dan warga harus menerima fakta yang ada.
Pasalnya Agli Tambengi korban yang hanyut sejak Minggu (30/5/2021) sekira pukul 09.00 Wita itu sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Senin 31 Mei 2021 sekira pukul 11.00 Wita tadi.
Berikut ini adalah 5 fakta hilangnya Muhammad Agli cowok yang hanyut di Jembatan Mahakam yang dirangkum tribunmanado.co.id.

1. Hilang hari Minggu pagi
Muhammad Agli adalah korban yang hanyut di bataran sungai Jembatan Mahakam, MAnado. Sulawesi Utara ( Sulut ).
Korban bernama lengkap Muhammad Agli Tambengi.
Korban berusia 18 tahun.
Muhammad Agli dikabarkan hilang sejak Minggu (30/5/2021) sekira pukul 09.00 Wita.
2. Sudah diingatkan tapi tetap tak mendengar
Menurut keterangan Kepala Lingkungan (Pala) 2, Decky Mawira (48) sebelum kejadian korban berkumpul bersama tiga orang temannya di sekitar DAS Tondano Jembatan Mahakam.
"Mereka berkumpul sekitar pukul 04.00 Wita. Saat kumpul itu korban memutuskan mandi di sungai," kata Decky.
Beberapa orang temannya sudah mengingatkan korban untuk tidak mandi di sungai saat itu, namun korban tidak menghiraukannya.

3. Warga tarik temannya yang tercebur di sungai
Ternyata, karena sudah pagi, dua dari empat orang tersebut memilih pulang, sedangkan Agli bersama seorang temannya bernama David Enoch (17) tertidur di pinggir sungai.