Pembunuhan Marsela Sulu
Update: Hasil Otopsi Jasad Ferry Kalesaran Meninggal Bunuh Diri, Tersangka Pembunuhan MS (12)
Hasil otopsi jasad Ferry Kalesaran (50), warga Desa Koha Barat, Kecamatan Mandolang, Minahasa meninggal bunuh diri.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Frandi Piring
TRIBUNMANADO.CO.ID - Manado, Hasil otopsi jasad Ferry Kalesaran (50) dinyatakan meninggal karena bunuh diri.
Ferry Kalesaran menjadi tersangka pembunuhan Marsela Sulu (12) di Desa Koha, Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut).
Kabar terkini, Polisi memastikan Ferry Kalesaran (50), warga Desa Koha Barat, Kecamatan Mandolang, Minahasa meninggal bunuh diri.
Mayat Ferry ditemukan sudah membusuk di perkebunan Desa Koha, Jumat (21/05/2021) pagi.
Ferry Kalesaran menghilang sejak sepekan sebelumnya, tepatnya Jumat (21/05/2021).
Ia menghilang bersamaan dengan ditemukannya jasad Marsela Sulu (13) di dalam karung di perkebunan pala Desa Koha.

(Foto: Penemuan mayat diduga Ferry Kalesaran (Istimewa)
Kabag Ops Polresta Manado, Kompol Thommy Aruan didampingi Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Taufik Arifin mengungkapkan, jasad FK sudah diotopsi.
"Berdasarkan otopsi dan identifikasi TKP, FK ini meninggal bunuh diri.
Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Hasil identifikasi TKP, korban gantung diri, lehernya terjerat tali.
Bukan dijerat atau dilakukan orang lain," ujarnya.
Hasil otopsi juga mengungkap, Ferry sudah meninggal setidaknya tiga hari sebelum ditemukan
"Paling cepat tiga hari sebelum ditemukan. Bisa lebih dari itu," katanya.
Barang bukti di TKP
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/hasil-otopsi-jasad-atau-jenazah-ferry-kalesaran-meninggal-bunuh-diri-barang-bukti-di-tkp.jpg)