KKB di Papua
KKB Sudah Bunuh 14 Orang, Ini Tujuh Pemimpin KKB di Papua yang Harus Bertanggungjawab
Setiap kelompok KKB tersebut dipimpin oleh seseorang yang identitasnya telah dikantongi Satgas Nemangkawi.
TRIBUNMANADO.CO.ID-Kelompok Kriminal bersenjata (KKB) di Papua sangat brutal. Sudah banyak korban ynag mereka bunuh.
Tak hanya petugas, termasuk juga masyarakat sipil menjadi korban.
Semua korban diduga dibunuh oleh tujuh kelompok KKB di Papua.
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah memetakan empat titik yang menjadi markas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.
Baca juga: KKB di Papua Tantang TNI-Polri Perang di Tempat Ini, Seby : Belum Masuk Area Perang

Titik hitam atau sarang KKB Papua itu berada di empat Kabupaten,
yaitu Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Mimika, Kabupaten Puncak dan Kabupaten Nduga.
Pemetaan empat wilayah yang menjadi markas KKB Papua itu disampaikan Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Gatot Eddy Pramono, Kamis (27/5/2021) malam.
"Dan telah dipetakan ada beberapa kelompok di setiap kabupaten ini," kata Gatot di tengah rapat bersama DPR RI.
Selain mengungkap wilayah-wilayah yang menjadi markas KKB Papua,
Gatot juga menjelaskan jumlah kelompok teroris yang masih aktif di Bumi Cenderawasih.
Baca juga: Tiga Lembaga Ini Ikut Tangani KKB di Papua, Termasuk Densus 88 Segera Dikirim ke Papua

Setiap kelompok KKB tersebut dipimpin oleh seseorang yang identitasnya telah dikantongi Satgas Nemangkawi.
Fakta cukup mengejutkan, di beberapa wilayah ternyata dihuni lebih dari satu KKB.
Di wilayah Intan Jaya, KKB pimpinan Sabinus Waker, Undius Kogoya,
dan Lewis Kogoya masih aktif melancarkan teror terhadap warga.
Sementara di wilayah Kabupaten Puncak, terdapat empat kelompok yang masing-masing dipimpin Goliath Tabuni, Lekagak Telenggen, Peni Murib, dan Ando Waker.
Baca juga: TNI-Polri Kuasai Zona Mini KKB di Papua, Iqbal Alqudusy : Kita Lakukan Penyisiran
