Forum Ekonomi Digital

Forum Ekonomi Digital Menuju Sulut Maju, Rupiah di Era Digital Ramai-Ramai Pakai Non Tunai

Forum Ekonomi Digital mengambil tema Gaya Hidup Digital Menuju Sulut Maju.

Penulis: Shity Nurjanah | Editor: Aldi Ponge
Tangkap layar di Facebook Tribun Manado
Forum ekonomi Digital, Jumat (28/5/2021) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tribun Manado bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bersama Bank Indonesia, Bank SulutGo (BSG) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) akan menggelar Forum Ekonomi Digital.

Jumat (28/5/2021), merupakan hari kedua berlangsungnya kegiatan Forum Ekonomi Digital.

Forum Ekonomi Digital mengambil tema Gaya Hidup Digital Menuju Sulut Maju.

Kegiatan yang diselenggarakan via zoom tersebut telah berlangsung sejak, Kamis 26 Mei 2021, (kemarin).

Forum Ekonomi Digital
Forum Ekonomi Digital (Desain Tribun Manado)

Hari kedua, Forum Ekonomi Digital mengambil sub tema rupiah di Era Digital dengan narasumber dari Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah BI Sulut Haratua Panggabean, Senior Manager Retail Payment dan Card Kanwil Manado Andy Sumual dan Pembina Wadah Asosiasi online (WAO) Sulut Christian Yokung.

Deputi Kepala Perwakilan BI Sulut Haratua Panggabean menjelaskan soal pembayaran di era new normal.

Rupiah di era digital
Rupiah di era digital (Tangkap layar dari Facebook Tribun Manado)

Di mana Haratua Panggabean menjelaskan, berbicacara soal digitalisasi bahwa memang pandemi Covid-19 merupakan triger akselerasi digitalisasi di segala bidang, tak hanya pada bidang sistem pembayaran juga pada bidang lainnya dalam kehidupan sehari-hari.

"Seluruh pelaku ekonomi dan pelaku usaha dari pemerintah sampai bisnismen semua taglinenya adalah digital," ucapnya, dalam siaran langsung Forum Digital Ekonomi, Jumat (28/5/2021).

Dengan adanya pandemi semua kegiatan menurun, baik pemerintah hingga perusahaan ritel. Bahkan menurutnya, PDB juga turun karena kondisi saat ini.

Lanjutnya, di tengah arus perubahan Indonesia memiliki potensi sangat besar dioptimalisasikan khususnya terkait inklusivitas dan elektronifikasi. Selanjutnya integrasi UMKM ke digital platform akan menghasilkan by-product yang akan bermanfaat bagi inklusi ekonomi dan keuangan sehingga memberi manfaat yang luas bagi ekonomi

"Jadi kalau kita lihat pelaku industri UMKM itu masuk ke e-commerce, dia akan ketemua dengan platform-platform digital akan teridentifikasi karena dia akan melakukan pembayaran mungkin akan ada pembiayaan juga, sehingga ini akan menghasilkan data yang sangat besar dan nanti data ini bisa dianalisis untuk katakanlah kredit profile bagi pelaku UMKM, jadi perbankan akan mudah menawarkan produk-produk keuangannya," bebernya.

Sementara itu, menanggapi persoalan rupiah di era digital ini, Senior Manager retail Payment dan card Kanwil Sulut Cipto Harybri menjelaskan soal digitalisasi Bank BRI yangs ednag berjalan.

"Bank BRI saat ini sudah memiliki satu aplikasi yang kita sebut BRImo yang visinya ke depan adlaah sebagai financial supermarket," ucapnya.

Sementara itu, Ia juga menjelaskan bahwa dalam menjawab tantangan digital BRI memberikan kemudahan bagi nasabah untuk mendapatkan layanan yang lengkap dalam satu genggaman di aplikasi BRImo.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved