Amalan dan Doa
Kumpulan Doa yang Diwariskan Nabi Muhammad SAW kepada Para Sahabat
Nabi Muhammad SAW banyak mewariskan amalan doa-doa untuk para sahabatnya dan umat Muslim. Warisan berupa doa dan amalan tersebut dicatat dalam hadits.
Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
Doa menghilangkan rasa sakit ini dijarkan pertama kali oleh Nabi kepada sahabtnya Ustman Bin Al Ash.
Cara yang dijarkan nabi tersebut adalah, bila ada sesutu yang sakit maka letakkan tanganmu pada tempat yang sakit dan bacalah Bismillah tiga kali, lalu lafalkan:
“A’uudzu billahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru” (Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaanNya dari keburukan yang sedang aku rasakan dan yang aku khawatirkan)” (HR. Muslim).
Doa tersebut di atas juga dapat dilengkapi dengan lafal doa:
"La Syafi Illa Anta, tiada Tuhan yang berhak menyembuhkan kecuali Enkau (Allah SWT)".
Ada juga doa yang berasal dari sebuah kisah yang dicatat dalam Shahih Bukhari-Muslim, kitab Sunan Abu Dawud dan kitab-kitab lainnya.
Disebutkan, sumber cerita itu dari Aisyah RA. Aisyah menceritakan, Nabi Muhammad SAW apabila ada seseorang yang mengadu tentang penyakit atau luka, Rasulullah bersabda sambil meletakkan jarinya. Sufyan bin Uyanah mengatakan, Rasulullah menancapkan jari telunjuknya ke tanah dan mengucapkan doa berikut ini.
Bismi laahi turbatu ardlinaa biriiqati ba'dlinaa yusfaa bi hii saqiimunaa bi idzni rabbinaa.
Terjemahannya: Dengan menyebut nama Allah, debu bumi dengan sebagian ludah kami, dengannya orang sakit di antara kami akan sembuh dengan izin Tuhan kami.
Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan doa perlindungan untuk sebagian keluarganya, beliau mengusap tangan kanan dan membaca surat berikut ini:
Allahuma rabbin naas, adzhibil ba'sasfii, isfi antasy syaafi laa syifaa-a illaa syifaa-uka syifaa-an laa yughaadiru saqama
Terjemahannya: Ya Allah, Tuhan manusia, hilangkan lah penyakit ini, sembuhkan lah. Engkau lah Maha Penyembuh, tidak ada kesembuhan selain kesembuhan-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit. (*)
• Pelaku Pembunuh Marsela Masih Buron, Komnas Perlindungan Anak Desak Polda Sulut untuk Terapkan ini
• Ray Rangkuti: Pegiat Antikorupsi Kena Prank
• Arist Merdeka Sirait Kawal Kasus Pembunuhan Marsela Sulu: Jangan Coba Lakukan Damai