Rudapaksa
Anak Gadis Usia 13 Tahun Takut Pulang Rumah, Ketika Diintrogasi sang Tante Ternyata Perilaku Ayah
Anak gadis yang baru beranjak remaja ini takut pulang ke rumah pasca Lebaran. Merasa ada yang janggal sang Tante korban mengajak
TRIBUNMANADO.CO.ID, WALENRANG - Anak gadis yang baru beranjak remaja ini takut pulang ke rumah pasca Lebaran. Merasa ada yang janggal sang Tante korban mengajak untuk bercerita apa yang terjadi dengan saudaranya tersebut.
Akhirnya semua pun kaget, karena pelajar SMP berusia 13 tahun di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan telah menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh ayah kandungnya berinisial HT (33).
Korban dirudapaksa berkali-kali sejak bulan Maret 2021.

Aksi bejat sang ayah tiri akhirnya terbongkar setelah korban menceritakan apa yang dialami kepada tantenya.
Kasus ini sudah ditangani Polsek Walenrang Polres Luwu.
Kasi Humas Polsek Walenrang Aiptu Lambertus membenarkan kasus ini.
Ia mengatakan, pelaku sudah ditahan sejak Senin (17/5/2021).
Baca juga: Anies Baswedan Kalahkan Prabowo Subianto Jika Pilpres Digelar, Ini Alasan Responden Memilih
Baca juga: Sebulan Sudah, Posisi KRI Nanggala 402 Belum Ditemukan, Diduga Tertimbun Lumpur di Tempat Ini
Sayangnya, ia enggan memberikan keterangan lebih jauh.
"Kasusnya masih penyelidikan," kata Lambertus saat dikonfirmasi, Sabtu (22/5/2021).
Informasi dihimpun TribunLuwu.com, kasus rudapaksa ini terjadi sejak Maret 2021.
Hingga kasus ini terbongkar, pelaku HT sudah berulang kali merudupaksa korban yang baru duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Pelaku pertama kali menggauli korban pada bulan Maret 2021.
Ketika itu tengah malam, pelaku masuk ke dalam kamar korban dan memaksanya untuk berhubungan.
Kelakuan pelaku terbongkar saat korban lebaran di rumah tantenya di Kabupaten Luwu Utara.
Saat akan diantar pulang ke Luwu, korban tidak mau.