Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sosok Tokoh

Sosok Harmoko, Menteri Orba yang Desak Soeharto Mundur 1998, Orang Dekat Pak Harto, Karir Mentereng

Sosok Harmoko, Orang Dekat sekaligus tokoh yang meminta Soeharto agar mundur dari jabatan presiden pada masa krisis moneter 1998. Karirnya mentereng.

Editor: Frandi Piring
Kolase Foto Kompas.com/JB Suratno/Wikipedia
Sosok Harmoko (kiri), mantan Ketua DPR/MPR RI yang meminta Soeharto (kanan) mundur dari jabatan Presiden 1998. 

Setelah tumbangnya Orde Baru (Orba) dan lahirnya Era Reformasi nama Harmoko tak muncul lagi dalam aktivitas politik.

Tak lama muncul, Harmoko mulai aktif kembali dengan dunia lamanya yakni tulis menulis.

Harmoko sesekali menulis di kolom Ngopi Pos Kota. Pada tahun 2016, Harmoko mengalami penurunan kesehatan karena kerusakan saraf motorik otak belakang.

Harmoko berjuang untuk memulihkan kesehatannya yang memasuki usianya ke-77 tahun.

Jejak karir Harmoko:

Wartawan dan Kartunis Harian Merdeka (1960)

Wartawan Harian Angkatan Bersenjata (1964)

Wartawan Harian API (1965)

Pemred Harian Merdiko (1965)

Pendiri Harian Pos Kota (1970)

Pemimpin dan Penanggung Jawab Harian Mimbar Kita (1966-1968)

Menteri Penerangan Indonesia (1983-1997)

Ketua Umum Golkar (1993-1998)

Ketua DPR RI (1997-1999)

Ketua MPR RI (1997-1999)

(*)

Berita Terkait Soeharto:

Baca juga: Firasat Tak Enak Harmoko Lantas Terjawab, Palu Patah 70 Hari Setelahnya Soeharto Lengser Mei 1998

Baca juga: Apa Itu Gerakan Reformasi 1998? Aksi Monumental Mahasiswa yang Berhasil Lengserkan Soeharto

Baca juga: Tragedi Trisakti 12 Mei 1998, Selasa Kelam 23 Tahun Lalu, Elang Cs Tewas Tertembak, Soeharto Lengser

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved