Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bitung

Polisi Ungkap 'Teror' Peluru Nyasar di Perumahan Sagerat Resident

Unit Opsnal Cakra Sat Intelkam Polres Bitung, akhir berhasil mengkauk 'teror' peluru senapan angin

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Kolase / Istimewa
Polres Bitung laki-laki pemilik senjata jenis senapan angin dan tiga butir peluru yang nyasar ke rumah warga. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID  - Unit Opsnal Cakra Sat Intelkam Polres Bitung, akhir berhasil mengkauk 'teror' peluru senapan angin yang kerap meresahkan masyarakat perumahan Sagerat Resident Kelurahan Sagerat Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Selasa (18/5/2021), unit Opsnal melakukan pemeriksaan dan berhasil mendapi siapa sosok yang membuat resah masyarakat.

Dari informasi yang disampaikan Kapolres Bitung AKBP Indra Pramana pemilik senapan angin laki-laki AB (27) warga perum Sagerat Resident.

"Jadi hasil pemeriksaan jenis senapan angin hergun predator PCP air rifle 177 cal/4,5 mm pressure 2.700. Pria AB membeli dari laki-laki U yang tinggal di sekitar lokasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) tahun 2020 dengan harga Rp 6 juta," kata Kapolres melalui AKP Frelly Sumampouw Kasatreskrim Polres Bitung, Selasa (18/5/2021).

Dari keterangan pemilik senapan angin tersebut, kepada personel Opsnal Cakra Sat Intelkam Polres Bitung.

Baca juga: DPRD Sulut Akhirnya Punya Produk Legislasi Hasil Inisiasi Sendiri

Senapan angin itu dia gunakan pada hari Rabu tanggal 12 Mei 2021, sekitar pukul 19.00 wita.

Laki-laki AB dimintai pertolongan dari seorang tetangganya, untuk menembak ayam untuk di masak pada hari Raya Idul fitri.

Saat ini barang bukti senjata jenis senapan angin, beserta 1 kaleng peluru diamankan Unit Opsnal Cakra Satuan Intelkam Polres Bitung.

Seperti diwartakan sebelumnya, sejumlah warga yang bermukim di Perumahan Sagerat Resident Kelurahan Sagerat Kecamatan Matuari, Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) resah.

Pasalnya, dalam kurun waktu dua bulan terakhir tiga rumah di blok E dan D perumaha itu di terjang peluru dari senapan angin.

Peluru yang diketahui terbuat dari timah berwarna silver diduga ulah dari penembak misterius yang kerap melakukan aktivitas menembak di sekitar pemukiman.

Baca juga: Seperti Ini Keseruan Coocking Comptetition di Fave Hotel Bitung

"Kami kuatir dan seperti di teror terus, dengan keberadaan peluru senapan angin yang nyasar di rumah," kata Yuntin warga sekitar Minggu (16/5/2021).

Puncaknya, pada pekan lalu ada tiga butir peluru senapan angin yang bersarang ke dalam ruang tamu rumah.

Kondisi itu jelas sangat membahayakan, orang yang ada di dalam rumah. Meski beruntung hingga saat ini belum ada warga yang kena peluru nyasar itu.

Menurut Yuntin, teror peluru senapan angin nyasar pertama kali dia alami pada bulan lalu.

Rumah yang pernah dihujani peluru nyasar dan hasil temuan warga tiga butir peluru nyasar
Rumah yang pernah dihujani peluru nyasar dan hasil temuan warga tiga butir peluru nyasar (Dokumentasi Warga)
Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved