Breaking News:

DPRD Sulut

DPRD Sulut Akhirnya Punya Produk Legislasi Hasil Inisiasi Sendiri

DPRD Sulut periode 2019-2024 akhirnya punya produk legislasi hasil inisiasi lembaga tersebut, setelah lama terkatung-katung

Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
tribunmanado.co.id/Ryo Noor
DPRD Sulut 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - DPRD Sulut periode 2019-2024 akhirnya punya produk legislasi hasil inisiasi lembaga tersebut, setelah lama terkatung-katung.

DPRD mengesahkan Peraturan Daerah Fakir Miskin dan Anak Terlantar di Rapat Paripurna DPRD, Selasa (18/5/2021).

Rapat dipimpin Ketua DPRD dr Fransiskus Andi Silangen, didampingi Wakil Ketua Victor Mailangkay, dan dihadiri mayoritas Anggota DPRD.

Dari pihak eksekutif hadir Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw, serta Sekprov Edwin Silangen.

Baca juga: Seperti Ini Keseruan Coocking Comptetition di Fave Hotel Bitung

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey mengapresiasi DPRD Sulut berhasil menghadirkan produk legislasi inisiasi DPRD  sendiri.

"Saya menyampaikan apresiasi DPRD sudah punya produk legislasi," ujarnya.

Gubernur mengatakan, fakir miskin anak terlantar merupakan, tanggung jawab semua komponen.

Setidaknya ada 3 rancangan Perda inisiatif yang masuk Program legislasi daerah yakni Rancangan Perda Pohon, rancangan Perda Fakir Miskin,  dan rencangan Perda kedudukan anggota DPRD.

Ketua DPRD Sulut, dr Fransiskus Andi Silangen mengatakan, Perda memang menjadi satu di antara tolak ukur kinerja dewan, merupakan satu dari tiga fungsi DPRD yakni legislasi

Penyelesaian Perda inisatif akan mendapat  prioritas apalagi ketika konsultasi di Kementerian Dalam Negeri, Silangen mengatakan, DPRD Sulut kena sorot.

Baca juga: JWS Kritisi Fraksi Golkar Tak Becus Sikapi Pelengseran JAK, Ini Respons Raski Mokodompit

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved