Breaking News:

Penanganan Covid

Kadis Kesehatan Talaud Kerry Monangin: Pelaku Perjalanan Wajib Dirapid Test Antigen

Para pemudik yang akan balik ke Talaud, Sulawesi Utara, selain melakukan skrining, wajib harus menjalani tracking dan rapid test antigen

Ivent Mamentiwalo
Kadis Kesehatan Talaud Kerry Monangin 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud melalui Satgas Pencegahan Penyebaran Covid-19 menegaskan semua pelaku perjalanan, khususnya para pemudik yang akan balik ke Talaud, Sulawesi Utara, selain melakukan skrining, wajib harus menjalani tracking dan rapid test antigen.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Juru Bicara Satgas Covid-19, dr Kerry Monangin saat diwawancari Tribun Manado di ruang kerjanya, Senin (17/5/2021).

Ini dilakukan guna mencegah terjadinya kluster baru atau peningkatan kasus Covid-19 seperti yang terjadi akhir bulan Desember 2020 hingga awal tahun 2021.

"Semua pelaku perjalanan dengan kapal laut, khususnya umat muslim yang baru kembali mudik dari Manado, Gorontalo, Makassar dan Jawa.

Berdasarkan data yang kami himpun kebanyakan mereka pedagang yang terkonsentrasi berdomisili di Lirung, Melonguane dan Beo. Dari data yang ada paling banyak pemudik dari Lirung, ada kurang lebih 150 orang. Selain rapid test antigen mereka wajib isolasi selama 5 har , " ujar Jubir Satgas Covid-19 Talaud ini.

Baca juga: Dinas Kesehatan Kota Bitung Simpan Vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547, Ini Penyebabnya

Dikatakannya, surat keterangan hasil negatif RT PCR maupun Swab Antigen dan keterangan telah menjalani dua kali vaksinasi yang dibawa pelaku perjalanan tidak akan diterima.

Semuanya wajib menjalani rapid test antigen terutama para pemudik.

"Dua kali divaksin tidak menjamin seseorang itu tidak akan tertular dan tidak menularkan Covid-19. Kami perkirakan arus balik 90 persennya mulai hari ini. Sesuai jadwal kapal," ungkap Monangin

Jika ditemukan ada yang reaktif maka akan diisolasi di RSUD Talaud atau RSB Gemeh.

Baca juga: Larangan Mudik Berakhir, Penumpang Kapal Pelni Wajib Penuhi Syarat Ini

Menurutnya, setelah dianalisa dan mengumpulkan data, banyak yang telah berangkat ke luar daerah sebelum mudik demi menghindari larangan mudik tanggal 6- 17 Mei 2021.

Terkait ketersediaan rapid test antigen, sampai saat ini pemerintah masih memiliki stok sebanyak 1.600 rapid antigen.

"Pemudik yang datang ke kabupaten Talaud saat ini diperkirakan mencapai 300-an orang, " Kata Monangin. (Iv)

Baca juga: Angka Kematian Kasus Covid-19 di Sulut Masuk 20 Besar, Wali Kota Manado Ingatkan Ini

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Penulis: Ivent Mamentiwalo
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved