Larangan Mudik Lebaran
Hari Terakhir Larangan Mudik, Bandara Samrat Sepi, Cuma Layani 1 Penerbangan Berpenumpang
Suasana Bandara Internasional Sam Ratulangi (Samrat) Manado di hari terakhir larangan mudik, Senin (17/05/2021) sepi
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Suasana Bandara Internasional Sam Ratulangi (Samrat) Manado di hari terakhir larangan mudik, Senin (17/05/2021) sepi.
Tidak terlihat keramaian seperti biasanya. Tidak ada penumpang yang buru-buru turun dari mobil sambil membawa koper.
Tidak ada penumpang yang tergesa-gesa dari parkiran. Begitu pula, tidak ada porter yang hilir mudik.
Pantauan Tribun Manado, siang ini, hanya ada beberapa petugas Angkasa Pura I dan Keamanan Bandara yang berjaga-jaga di depan terminal keberangkatan.
Baca juga: 900 Ekor Anjing Pemburu Berlomba Buru Hama Babi Hutan di Desa Tondei Minahasa Selatan
Meja Satgas Covid-19 dan konter khusus pemeriksaan dokumen kesehatan yang biasanya ramai dipadati penumpang, kosong.
Cuma ada satu petugas perempuan yang standby di meja Satgas Covid-19. Sementara, ruang check in gelap.
Penerangan di sana sengaja dimatikan karena tak ada operasional.
Sejumlah penumpang, jumlahnya bisa dihitung dengan jari, tampak menghabiskan waktu di kafe yang berada di pojok terminal keberangkatan.
Sebagian lagi berada di koridor depan area parkir mobil.
General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Samrat Manado, Minggus ET Gandeguai mengatakan, sepanjang masa larangan mudik ini hanya hanya ada satu penerbangan berpenumpang setiap hari.
"Penerbangan dilayani Garuda Indonesia degan rata-rata penumpang seratusan," ujar Minggus, Senin siang.
Garuda Indonesia melayani penerbangan rute Jakarta-Manado dan Manado-Jakarta setiap hari sekitar pukul 16.00 Wita.
Katanya, larangan mudik yang berlangsung 6-17 Mei berdampak pada pergerakan penumpang.
Baca juga: Khaled Mashal Pemimpin Hamas Dijuluki Martir yang Hidup Sebut Tak Akan Pernah Menyerah Satu Inci pun
Selang 6-16 Mei, jumlah penumpang di Bandara Samrat Manado tak sampai 2 ribu orang.
Bandingkan dengan sebelum larangan mudik, pergerakan rata-rata penumpang mencapai 2-3 ribuan per hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/bandara-internasional-samrat-manado-sepi-2.jpg)