Berita Minsel

900 Ekor Anjing Pemburu Berlomba Buru Hama Babi Hutan di Desa Tondei Minahasa Selatan

pemburu yang ikut lomba dari Matungkas Minahasa Utara, Tondano Minahasa, Kota Tomohon, Bolaang Mongondow Raya dan dari Desa Tondei Minahasa Selatan.

Penulis: Rul Mantik | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Rul Mantik
Ratusan pemburu berkumpul di Desa Tondei, Kecamatan Motoling Barat, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, Senin (17/5/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Ratusan pemburu berkumpul di Desa Tondei, Kecamatan Motoling Barat, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, Senin (17/5/2021).

Sebanyak 22 kelompok pemburu ini membawa sekira 900-an ekor anjing. Tujuannya untuk ikut lomba berburu hama babi hutan di wilayah Gunung Sinonsayang.

Para pemburu ini berasal dari sejumlah daerah di Provinsi Sulawesi Utara. Dari daftar yang ditunjukkan panitia, pemburu yang ikut lomba berasal dari Matungkas Kabupaten Minahasa Utara, Tondano Kabupaten Minahasa, Kota Tomohon, Bolaang Mongondow Raya dan dari Desa Tondei Kabupaten Minahasa Selatan.

Perburuan dilakukan di wilayah kebun dan hutan di kaki Gunung Sinonsayang. Puluhan ekor babi berhasil terbunuh oleh anjing pemburu.

"Ada yang sempat dibawa pulang oleh pemburu, ada babi yang mati dan tidak bisa dijangkau, ada juga yang mati beberapa jam setelah digigit anjing pemburu," kata Jerry Liu, Ketua Komunitas Pemburu Hama Babi Hutan Provinsi Sulawesi Utara.

Ratusan pemburu berkumpul di Desa Tondei, Kecamatan Motoling Barat, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, Senin (17/5/2021).
Ratusan pemburu berkumpul di Desa Tondei, Kecamatan Motoling Barat, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, Senin (17/5/2021). (tribunmanado.co.id/Rul Mantik)

Kedatangan 22 kelompok pemburu se-Sulut di Desa Tondei ini, menyedot perhatian warga Desa Tondei. Sebab, sebelum perburuan hama babi dilakukan, para pemburu profesional ini berkumpul di lapangan sepak bola Desa Tondei.

Menurut Jerry Liu, lomba berburu dilakukan untuk menjawab keluhan ribuan petani di Sulawesi Utara.

"Banyak petani yang mengeluh tanaman di perkebunan mereka dirusak hama babi. Cengkih, kelapa, sayuran dan kacang yang ditanam petani dirusak hama babi," kata Jerry Liu.

Lomba perburuan hama babi hutan ini pun berbuah manis. Belasan ekor hama babi berhasil dimusnahkan.

"Sehabis melakukan perburuan di suatu wilayah, petani di wilayah itu merasa lega karena hama babi di wilayahnya berhasil ditangkap dan yang lain terusir dari wilayah itu," terang pengusaha sewa tenda dari Kota Tomohon itu.

Dijelaskan Jerry Liu, lomba berburu hama babi di Desa Tondei adalah kali kelima. Sebelimnya lomba telah dilaksanakan di beberapa kabupaten dan kota.

"Lomba ini kali kelima. Di Tondano sudah dua kali, di Kabupaten Minahasa Utara dua kali, dan kabupaten Minsel satu kali," terangnya.

Sasaran lomba perburuan selanjutnya adalah Kabupaten Bolmong.

"Kami sudah punya lokasi perburuan setelah di Desa Tondei. Rencananya lomba perburuan akan kami laksanakan di Bolmong," ujarnya.

Peserta yang berhasil membawa pulang hasil buruan, akan dinilai. Yang terbanyak akan mendapatkan tropi bergilir.

"Hasil buruan yang dihutung adalah hasil buruan yang bisa dibawa pulang. Siapa yang mendapatkan buruan terbanyak akan mendapatkan tropi bergilir," paparnya.

Dalam 3 kali lomba, kelompok pemburu asal Desa Matungkas sudah berhasil meraih 2 kemenangan.

"Kalau lomba hari ini pemburu dari Matungkas yang jadi juara, tropi bergilir akan jadi piala tetap buat mereka," pungkas Jerry Liu.

Hingga berita ini diturunkan, puluhan pemburu belum kembali dari lokasi perburuan. (rul)

RAMALAN ZODIAK Selasa 18/5/2021, Taurus Cobalah untuk Waspada, Scorpio Rasa Cinta Bertumbuh

Jantje Wowiling Sajow Kecam DPRD Sulut, Pelengseran James Arthur Kojongian Lecehkan Wibawa Golkar

Apa Itu Ereksi? Masalah yang Sering Terjadi pada Seorang Pria, Kenali Penyebabnya

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved