Breaking News:

Vaksinasi Covid

Pengedaran Vaksin Vaksin AstraZeneca Dihentikan, Begini Tanggapan Pengamat Kesehatan

Beredar kabar akan ada penghentian Vaksin AstraZeneca oleh BPOM karena ada akibat yang dinilai sangat fatal.

istimewa
Jonesius Manoppo 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Beredar kabar akan ada penghentian Vaksin AstraZeneca oleh BPOM karena ada akibat yang dinilai sangat fatal.

Hal ini pun mendapat perhatian dari pengamat kesehatan Epidemolog sekaligus Dosen Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Manado Jonesius Manoppo, Minggu (16/5/2021).

Ia mengungkapkan bahwa, menurut kabar dari Kementerian Kesehatan bahwa tidak semua batch vaksin AstraZeneca dihentikan distribusi dan penggunaannya.

"Hanya Batch CTMAV547 yang pengujian toksisitas dan sterilitas oleh BPOM sebagai bentuk upaya kehati-hatian pemerintah untuk memastikan keamanan vaksin ini," ucapnya.

Baca juga: Masih Hujan Deras, Pengendara Diminta Hati-hati Ketika Melintas di Jalur Manado - Tomohon

Lanjut Manoppo, batch CTMAV547 saat ini berjumlah 448,480 dosis dan merupakan bagian dari 3.852.000 dosis AstraZeneca yang diterima Indonesia pada tanggal 26 April 2021.

Melalui skema Covax Facility/WHO, dan baru didistribusikan untuk TNI, sebagian ke DKI Jakarta dan Sulawesi Utara.

Memang ada laporan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) serius yang diduga berkaitan dengan AstraZeneca Batch CTMAV547, yang membuat Komnas KIPI memberi rekomendasi kepada BPOM untuk melakukan uji sterilitas dan toksisitas terhadap Kelompok tersebut.

Karena tidak cukup data untuk menegakkan diagnosis penyebab dan klasifikasi dari KIPI yang dimaksud.

Seperti halnya di waktu yang lalu, ada upaya pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang menghentikan sementara pemberian vaksinasi sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah untuk memastikan keamanan vaksin ini. 

Baca juga: Pasca Hari Raya Idul Fitri, Kawasan Wisata Pantai Batu Pinagut Bolmut Mulai Dipadati Warga

Setelah dipastikan aman lantas kemudian dilanjutkan karena penggunaan vaksin AstraZeneca disimpulkan membawa manfaat lebih besar.

Halaman
12
Penulis: Andreas Ruauw
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved