Breaking News:

Reklamasi Eks Tambang PT NMR

Kebun Raya Hadapi Ancaman Tambang Rakyat, Nyawa Tak Lagi Nomor Satu Demi Sesuap Nasi

Aktivitas tambang rakyat di Ratatotok ini telah bertahun-tahun lamanya digeluti masyarakat. Bahkan sejak zaman kolonial Belanda

Tribun Manado/Finneke Wolajan
Penambang rakyat di Bukit Messel Ratatotok tepatnya di Lubang Nibong. Penambang mengklaim kawasan ini berada di luar Kebun Raya Megawati Soekarnoputri. Foto diambil Maret 2021 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kebun Raya Megawati Soekarnoputri hasil reklamasi lahan bekas tambang PT Newmont Minahasa Raya (PT NMR) menghadapi ancaman tambang rakyat. Bertahun-tahun, warga menggantungkan sumber pendapatan mereka dari kekayaan perut bumi di Bukit Mesel Ratatotok ini.

Dengan segala risiko kehidupan tambang rakyat, nyawa tak lagi nomor satu. Kecelakaan saat menambang hingga hukum rimba saling rebut lubang tambang, sudah menjadi hal biasa. Para penambang sudah betul risikonya, tapi semua demi sesuap nasi.

Lalu lalang kendaraan mobil dan motor terlihat di dalam kawasan Kebun Raya Megawati, Maret 2021. Ramai, bukan hanya sepuluh atau dua puluh, namun sekitar ratusan kendaraan. Umumnya adalah motor trail maupun mobil jeep. Kendaraan-kendaraan ini terlihat berlumpur.

Beberapa pengendara memakai lampu senter di kepala mereka, dengan baju terlihat kotor. Mobil jeep lalu lalang mengangkut puluhan karung putih berlumpur.

Di pintu masuk kebun raya, tampak beberapa orang berjaga. Ada polisi berseragam, polisi berbaju preman, maupun warga biasa. Di pintu masuk itu, keluar masuk warga yang diketahui adalah penambang rakyat tak berizin, bebas keluar masuk.


Penambang rakyat keluar masuk Kebun Raya Megawati Soekarnoputri. Foto diambil Maret 2021 (Tribun Manado/Finneke Wolajan)

Tepat di sebelah kiri setelah pintu masuk kebun raya, terparkir puluhan motor warga. Motor-motor ini milik para penambang rakyat yang menambang di area lubang emas yang disebut Nibong. Lokasi inilah yang ramai beberapa bulan terakhir karena banyaknya kandungan emas di area ini.

Tambang rakyat di lubang Nibong ini ada yang masuk kawasan kebun raya, ada yang lokasinya di luar kebun raya. Tambang rakyat ini tak mengantongi izin.


Kendaraan mobil jeep dan motor bolak-balik di dalam kawasan Kebun Raya Megawati Soekarnoputri. Foto diambil Maret 2021. (Tribun Manado/Finneke Wolajan)

Dari parkiran motor tersebut, berjalan memasuki hutan. Tak sulit untuk menemukan lokasi penambang rakyat ini. Tanah sudah membentuk jalan yang biasa dilalui warga. Memasuki area penambang rakyat, terlihat tenda-tenda yang dipasang warga, untuk menutup lubang tambang. Tenda-tenda ini sekaligus menjadi tempat melepas lelah usai menambang.

Halaman
1234
Penulis: Finneke Wolajan
Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved