KKB Papua
Kapolda Papua Ajak Masyarakat Usir KKB Papua Dari Kampung Mereka, "Kami Tak Akan Keluar'
Saat ini, misi utama aparat keamanan adalah membersihkan Kabupaten Puncak dari KKB.
TRIBUNMANADO.CO.ID, PAPUA-Aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua semakin beringas, selain membunuh secara sporadis,
Mereka juga mulai merusak bahkan membakar fasilitas milik pemerintah.
Itu diyakini sebagai bentuk teror, namu Polri meyakinkan tak akan menarik pasukan dari sana.
Gedung Sekolah Dasar (SD) Mayuberi dan bekas gedung puskesmas di Kampung Mayuberi,
Baca juga: Ingat Tragedi Pesawat Lion Air JT 610 Jatuh Tahun 2018? Terungkap Percakapan Akhir, Ini Penyebabnya
Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri ungkap 4 Aksi KKB Papua Ngamuk Bakar Puskemas, Kirim Ancaman Tembak Anggota TNI Polri dan Etnis Jawa, Selasa (4/5/2021) (Ist/handout)
Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Papua, yang dibakar Kelompok kriminal bersenjata (KKB),
ternyata cukup dekat dengan markas KKB Papua pimpinan Lekagak Telenggen.
Diketahui, pembakaran itu dilakukan KKB pada Minggu (2/5/2021) malam.
"Di Mayuberi ini ada kelompok sendiri di situ, (markas Lekagak Telenggen) di belakangnya.
Kemarin Mayuberi kita gunakan sebagai Kotis Satgas Polri
untuk melakukan penindakan di markas mereka," ujar Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri di Timika, Selasa (4/5/2021).
Baca juga: Jenis Racun Sianida Dalam Sate Beracun yang Diterima Nani, Beda Dari Pesanan, Lebih Berbahaya

Fakhiri menduga, KKB sengaja membakar dua gedung itu
karena wilayah Mayuberi pernah dijadikan pos keamanan oleh TNI dan Polri.
"Mereka selalu seperti itu, membakar lokasi yang pernah dijadikan pos keamanan," kata dia.