KKB Papua
Kapolda Papua Ajak Masyarakat Usir KKB Papua Dari Kampung Mereka, "Kami Tak Akan Keluar'
Saat ini, misi utama aparat keamanan adalah membersihkan Kabupaten Puncak dari KKB.
Fakhiri menegaskan, meski Mayuberi sudah dekat dengan markas Lekagak Telenggen,
aparat keamanan tidak akan mundur.
Baca juga: Ayah Nani Tersangka Pengirim Sate Beracun Ungkap Sifat Asli Anak Saat di Rumah,Tak Menyangka
Saat ini, misi utama aparat keamanan adalah membersihkan Kabupaten Puncak dari KKB.
"Kita tetap melakukan penindakan di sana, kita tidak akan keluar dari Ilaga," kata dia.
Selain itu, Fakhuri juga menjaga masyarakat untuk tidak membantu KKB Papua.
Bahkan, ia menyerukan agar masyarakat mengusir KKB Papua yang berada di kampung mereka.
"Masyarakat harus berani melawan kelompok ini karena
mereka kelompok yang patut kita usir dari kampung tempat kita tinggal," ujar Fakhiri.
Pembakaran sekolah dan gedung bekas puskesmas itu diketahui pada Senin (3/5/2021) pukul 11.30 WIT.
Seorang saksi berinisial JE mengatakan, pembakaran berawal pada Minggu pukul 22.30 WIT.
Saksi yang berada di Kampung Uloni melihat kumpulan
asap hitam tebal dari Kampung Mayuberi pada pukul 23.00 WIT.
Sehari setelah kejadian tersebut, saksi tiba di Kampung Kimak untuk melapor kepada pihak Kepolisian.
Kemudian, JE kembali mendapat telepon dari saksi kedua bahwa Gedung SD Mayuberi telah dibakar oleh KKB.
Mengetahui tersebut, JE mengambil langkah melaporkan kasus itu ke Polres Puncak.