Breaking News:

Sate Beracun

Jenis Racun Sianida Dalam Sate Beracun yang Diterima Nani, Beda Dari Pesanan, Lebih Berbahaya

Tersangka memesan sodium sianida, namun barang yang diterima adalah kalium sianida.

Istimewa/KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO
Perempuan Terduga Pelaku Pengirim Paket Sate Beracun Sianida di Bantul 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Kasus sate beracun masih terus berlanjut, polisi sudah menangkap tersangkanya seorang wenita cantik bernama Nani Aprilia.

Namun ternyata, pemikiran untuk membuat sate beracun tidak murni berasal dari dirinya.

Ada satu sosok yang ternyata memberi ide tersebut.

Pun racun sianida yang digunakan cukup berbahaya.

Baca juga: Ayah Nani Tersangka Pengirim Sate Beracun Ungkap Sifat Asli Anak Saat di Rumah,Tak MenyangkaIni Sosok R, Pelanggan Nani yang Sarankan Kirim Sate Sianida ke Tomy, Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Sederet Fakta Pengakuan Nani Pengirim Sate Sianida, Dibisiki Sosok Ini buat Beli Racun.(kolase instagram) 

Muncul nama baru pada kasus sate sianida yang menewaskan anak driver ojek online, Naba Faiz Prasetya (10) pada Minggu (25/04/2021) lalu.

Nama baru itu disebut merupakan sosok yang memberi bisikan kepada Nani Aprillia (25)

untuk mengirim sate sianida kepada Tomy.

Bahkah berdasarkan pengakuan Nani, sosok itu juga mengatakan bahwa efek dari racun sianida itu bukan menghilangkan nyawa.

Baca juga: Sosok Kolonel Iwa Kartiwa, Eks Komandan KRI Nanggala 402, Kini Terbaring Sakit Paru-Paru

Perempuan pelaku yang mengirim sate beracun sianida.
Perempuan pelaku yang mengirim sate beracun sianida. (Istimewa/kompas)

R, inisial pria yang merupakan teman Nani itu mengatakan

kalau efek racun sianida itu hanya diare dan muntah-muntah.

Namun nyatanya, hanya dalam satu gigitan saja,

racun itu langsung membunuh bocah tak berdosa tersebut.

R diketahui merupakan pelanggan Nani di salon tempatnya bekerja.

Kini, R pun menjadi buruan polisi berdasarkan pengakuan Nani.

Baca juga: Sosok Frank Alexander Hutapea, Putra Hotman Paris, Ikut Jejak Ayah, Punya Karir Lebih Mentereng

Potret semasa hidup N, anak driver ojol yang tewas karena sate beracun.
Potret semasa hidup N, anak driver ojol yang tewas karena sate beracun. (Facebook via TribunBanten)

Sebab, menurut pengakuan Nani, R merupakan sosok

yang menyarankan kepada tersangka untuk mengirimkan paket makanan beracun kepada Tomy.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari TeribunJogja.com, Selasa (4/5/2021)

Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Ngadi mengatakan tersangka Nani

mendapat ide memberikan racun sianida dari temannya berinisial R.

Sosok berinisial R tersebut adalah pelanggan salon tempat Nani bekerja.

Diketahui, selama ini tersangka Nani dan R berteman baik.

Tersangka pun sering bercerita tentang berbagai masalahnya pada R, termasuk urusan asmaranya.

Bahkan, Nani juga menceritakan sakit hatinya kepada Tomy,

pria yang sama-sama merupakan pelanggan salon tersebut.

Rupanya, pria berinisial R tersebut sebenarnya menaruh hati pada Nani, namun cintanya bertepuk sebelah tangan.

Hal itu dikarenakan Nani telah mencintai pria lain, yaitu Tomy.

Sosok R tersebut kemudian memberikan saran agar Nani mengirimkan

makanan yang sudah dibubuhi racun pada Tomy melalui ojek online.

Dengan niat ingin memberikan pelajaran.

"Pengakuan sementara untuk memberi pelajaran, tujuannya hanya untuk diare.

Menurut teman tersangka obat hanya berdampak mules sama mencret saja.

Tapi kan kita masih memastikan," katanya, Senin (03/05/2021).

Sementara itu, racun sianida yang dipakai Nani pada sate ayam

tersebut dibeli melalui e-commerce sekitar bulan Maret lalu.

Tersangka memesan sodium sianida, namun barang yang diterima adalah kalium sianida.

Setelah pesanan datang, tersangka kemudian mencampurkan racun tersebut ke bumbu sate ayam tersebut.

"Untuk berapa takarannya baru kami dalami, kalau menurut pengakuan hanya satu sendok.

Bentuknya semacam bubuk kristal kemudian dihaluskan," lanjutnya.

Dari hasil pendalaman polisi, pelaku ini memesan KCN atau kalium sianida di toko daring sebanyak 250 gram.

"250 gram harganya Rp 224.000," kata Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono di Mapolres Bantul, Senin (3/5/2021).

Direskrimum Polda DIY Kombes Burkan Rudy Satria menyampaikan kalium sianida jenis padat itu ditaburkan ke bumbu sate tersebut.

Saat ini, pihaknya tengah mencari sosok R, teman Nani yang memberi saran untuk meracuni Tomy.

Ia menyebut saat ini pria berinisial R tersebut belum ditemukan lantaran ponselnya mati.

Ia pun menyebut ada kemungkinan tersangka baru.

Namun demikian, pihaknya masih harus melakukan penyelidikan dan mencari alat bukti.

"Pengakuan mbak NA seperti itu, tapi harus dibuktikan lagi. Saat ini hpnya mati.

Ya kemungkinan bisa (tambahan tersangka), kami belum bisa pastikan," ujarnya.

Menyesal telah Racuni Naba

Nani Aprilliani mengaku menyesal karena aksinya salah sasaran

dan menyebabkan orang lain yakni Naba Faiz Prasetya (10) anak dari Bandiman driver ojek online, meninggal.

"Iya adalah omongan sepintas seperti itu (menyesal),

cukup goyah ketika terjadi viral di media," kata Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Burkan Rudy Satria di Mapolres Bantul Senin (3/5/2021).

Nani mengakui, namun ia gelisah menyebabkan komunikasinya belum baik.

"Ini introvert banget (tersangka) tidak semudah yang anda bayangkan.

Jadi awalnya saya mengira sesimpel itu tapi agak tertutup," kata Burkan.

(TribunnewsBogor.com/TribunJogja.com)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Ini Sosok R, Pelanggan Nani yang Sarankan Kirim Sate Sianida ke Tomy, Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Berita lain terkait Sate Beracun

Editor: Alpen Martinus
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved