Breaking News:

Berita Sitaro

Jelang Idul Fitri, Pusat Perbelanjaan di Sitaro Masih Sepi

Sejumlah pusat perbelanjaan di kota-kota besar di Indonesia kini mulai ramai jelang perayaan Idul Fitri mendatang

Octavian Hermanses
Pusat Perbelanjaan di Sitaro Masih Sepi 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejumlah pusat perbelanjaan di kota-kota besar di Indonesia kini mulai ramai jelang perayaan Idul Fitri mendatang.

Meski dalam situasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), masyarakat tetap antusias dalam berbelanja guna keperluan pada hari raya nanti.

Kondisi berbeda dengan pusat-pusat perbelanjaan di wilayah Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

Baca juga: Olly Dondokambey Undang Tokoh Agama Bahas Kebijakan Salat Id, Takbiran dan Open House

Baca juga: Sosok Melinda Gates, Dirikan Yayasan Bersama Bill Gates, Ini Sepak Terjang dan Profil Lengkapnya

Di mana sejak pekan lalu, belum terlihat kepadatan masyarakat, baik di beberapa minimarekt yang ada serta pasar-pasar tradisional di Kota Ulu sebagai pusat perekonomian.

Seperti yang terpantau Selasa (04/05/2021) pagi tadi, situasi di Pasar Amper Ulu Siau termasuk toko-tokoh yang menjual kebutuhan pokok belum nampak adanya peningkatan aktivitas jual beli yang signifikan.

Suasana nampak lengang dan hanya diwarnai aktivitas masyarakat seperti hari-hari biasanya. Tak kelihatan suasana jelang hari raya, seperti halnya ketika menjelang perayaan Natal atau Tahun Baru.

Baca juga: Masalah KKB Papua jadi Sasaran Media Asing, Sudutkan Indonesia Soal Gangguan Internet

Baca juga: Jelang Idul Fitri, Pengunjung Mulai Padati Pasar Rakyat Boroko, Abaikan Protokol Kesehatan

Kondisi ini dipengaruhi mayoritas masyarakat Siau dan secara umum di Kabupaten Sitaro didominasi pemeluk agama Nasrani.

Sepinya aktivitas masyatakat di pusat-pusat perbelanjaan juga diakui sejumlah pedagang di Pasar Ampera Ulu Siau.

"Sampai hari ini, suasana di pasar masih normal. Belum ada peningkatan jumlah pembeli," kata Jefry

Supit, salah satu pedagang kebutuhan bahan pokok. Untuk harga kebutuhan pokok sendiri, Supit menyebut sebagian kecil telah mengalami kenaikan meskipun tidak signifikan, terkecuali telur ayam.

Baca juga: Aminah Sangat Senang Terima Bantuan dari BNI Cabang Bitung

Baca juga: Promo Indomaret 4 Mei 2021, Diskon Harga Minyak, Susu Murah, Beli 2 Lebih Hemat, Cek Katalog di Sini

"Minyak goreng dan beras naik, tapi hanya sedikit. Berbeda dengan telur ayam dari sebelumnya Rp 50.000 per baki, kini menjadi Rp 58.000 hingga Rp 60.000 per baki," urai Supit.

Untuk mengendalikan harga bahan pokok jelang Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disperindag-Naker) menggelar operasi pasar atau pasar murah selang dua hari ini.

"Pertama kita laksanakan di wilayah Siau Barat tepatnya di gedung IKM dan kedua di Siau Timur, di Kanopi Kawasan Boulevard Ulu," kata Kepala Bidang Perdagangan Disperindag-Naker Sitaro David Jacobs. (HER)

Baca juga: Atalarik Syach Murka, Tsania Marwa Dituding Tarik Tangan Anak-anak hingga Meronta

Baca juga: SIMAK, Cek Siapa Saja Penerima BLT UMKM Rp 1,2 Juta, Cukup Lewat Online dan Sediakan KTP

YOUTUBE TRIBUN MANADO

Penulis: Octavian Hermanses
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved