Breaking News:

Kebakaran

Bocah 7 Tahun Selamatkan Satu Keluarga hingga Tak Terpanggang saat Kebakaran di Dendengan Luar

Di balik musibah selalu ada hikmah. Itu yang membuat manusia dapat bangkit dari ketiadaan harapan.

ryo noor/tribun manado
Kebakaran di Manado Senin 3 April 2021 

MANADO, TRIBUNMANADO.CO.ID - Di balik musibah selalu ada hikmah. Itu yang membuat manusia dapat bangkit dari ketiadaan harapan.

Seperti pada, Selasa (4/5/2021) sore, Dirny dan ibunya melihat-lihat rumah mereka yang tinggal puing. Rumah itu bersama dua rumah lainnya di Kelurahan Dendengan Luar, Lingkungan II, Kecamatan Paal Dua, Manado, Provinsi Sulut, terbakar dalam musibah kebakaran Senin (3/5/2021) malam.

Suasana begitu suram. Sejauh mata memandang hanya tampak puing berserakan dan kayu sisa terbakar. Hujan rintik rintik menambah haru biru.

Situasi Kebakaran yang terjadi di Dendengan Luar Kota Manado Sulawesi Utara
Situasi Kebakaran yang terjadi di Dendengan Luar Kota Manado Sulawesi Utara (Arthur Rompis/Tribunmanado)

Tapi senyum Dirny yang masih berusia tujuh tahun, mengembang, bak bunga bakung yang mekar di tengah padang medan perang. Kepolosan bocah itu mengusir segenap gulana. Ibunya mulai bisa tersenyum. 

Cerita sang ibu, Dirny adalah saksi mata utama kebakaran itu. Saat keadaan, mereka sekeluarga tengah santai di dalam rumah. 

Dirny merasa gerah. Padahal AC dinyalakan. "Ia rasakan panas," kata dia. Orang tuanya tak menganggap serius ucapan Dirny. Tapi ia terus mengeluh kepanasan.

Baca juga: Olly Dondokambey Undang Tokoh Agama Bahas Kebijakan Salat Id, Takbiran dan Open House

Baca juga: Sosok Melinda Gates, Dirikan Yayasan Bersama Bill Gates, Ini Sepak Terjang dan Profil Lengkapnya

Dirny lantas membuka jendela. "Dia terkejut, ternyata api sudah membayangi jendela itu," kata dia. 
Sekeluarga mereka lari. Saat ini mengungsi di salah satu rumah kerabat. 

Semua musnah. Harta benda. Yang bisa diselamatkan hanyalah berkas ijazah. "Itupun tak semua," kata dia. 
Tapi keluarga masih punya harapan. Berkat iman Dirny. "Kami tahu di balik ini semua ada berkat yang Tuhan sediakan. Andai tak ada anak ini kami sudah tewas. Jika saja terlambat sedikit pasti kami sudah celaka," ujar dia.

Kebakaran rumah terjadi di Kelurahan Dendengan Luar, Kota Manado, Senin (3/5/2021)malam.
Kebakaran rumah terjadi di Kelurahan Dendengan Luar, Kota Manado, Senin (3/5/2021)malam. (screenshot video)

Tine,  warga yang menempati rumah di Kelurahan Dendengan Luar yang terbakar Senin (3/5/2021) malam, dilanda shock. 

Amatan Tribun, tubuhnya mengigil. Ia terus menangis histeris."Tolong padamkan apinya pak," kata dia. 
Rumah Tine terbakar pada bagian atap dan belakang. 

Saat kejadian, Tine bersama suami sedang santai. Tiba tiba terdengar teriakan kebakaran. "Saat itu hawa sudah panas, ternyata api sudah berada di dinding rumah kami, kami langsung lari," kata dia. 

Sebut dia, rumah itu milik saudaranya. Sehari sebelumnya sang kakak menelepon, menyuruhnya menjaga rumah itu. Ia bermukim di Kelurahan Pandu. "Sepertinya itu firasat akan terjadi sesuatu dan akhirnya terjadi seperti ini," kata dia. (art) 
 

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved