Hardiknas 2021
Perjalanan Hidup Seorang Jurnalis yang Akhirnya Dijuluki Bapak Pendidikan Nasional
Ki Hadjar Dewantara salah satu pahlawan nasional yang dihormati sebagai bapak pendidikan nasional di Indonesia, maka dari itu Hari Pendidikan Nasional
Penulis: Gryfid Talumedun | Editor: Gryfid Talumedun
Pada 3 Juli 1922, ia mendirikan Nationaal Onderwijs Instituut Tamansiswa atau Perguruan Nasional Tamansiswa.
Pada tahun ini pula ia mengganti namanya dari Soewardi menjadi Ki Hadjar Dewantara.
Gelar Raden Mas pada nama aslinya ia lepas agar bisa bebas dekat dengan rakyat baik fisik maupun jiwa.
4. Semboyan Terkenal
![]()
Semboyan dalam sistem pendidikan yang dipakainya hingga kini sangat dikenal di kalangan pendidikan Indonesia.
Secara utuh, semboyan itu dalam bahasa Jawa berbunyi 'ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani'.
Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia kira-kira bunyinya adalah 'di depan memberi contoh, di tengah memberi semangat, di belakang memberi dorongan'.
Kalimat terakhir, 'tut wuri handayani' menjadi slogan di logo Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia hingga kini.
• Sosok Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Indonesia & Penulis Handal, Aktif Organisasi Sospol
5. Diangkat jadi Menteri Pendidikan
Pada kabinet pertama Republik Indonesia, Ki Hadjar Dewantara diangkat menjadi Menteri Pengajaran Indonesia pertama.
Pada tahun 1957 ia mendapat gelar doktor kehormatan (doctor honoris causa, Dr.H.C.) dari universitas tertua Indonesia, Universitas Gadjah Mada.
Ki Hadjar juga dikukuhkan sebagai pahlawan nasional yang ke-2 oleh Presiden RI, Sukarno, pada 28 November 1959 (Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 305 Tahun 1959).
Pada Surat Keputusan itu juga, hari kelahirannya dijadikan Hari Pendidikan Nasional.
Artikel ini telah tayang di TribunStyle.com dengan judul 5 Fakta Ki Hadjar Dewantara, Bapak Pendidikan Nasional dengan Semboyan Tut Wuri Handayani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ki-hadjar-dewantara-salah-satu-pahlawan-nasional.jpg)