Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Hardiknas 2021

Perjalanan Hidup Seorang Jurnalis yang Akhirnya Dijuluki Bapak Pendidikan Nasional

Ki Hadjar Dewantara salah satu pahlawan nasional yang dihormati sebagai bapak pendidikan nasional di Indonesia, maka dari itu Hari Pendidikan Nasional

Penulis: Gryfid Talumedun | Editor: Gryfid Talumedun
Repro Notepam.com
Ki Hadjar Dewantara salah satu pahlawan nasional yang dihormati sebagai bapak pendidikan nasional di Indonesia 

Meski demikian, justru hal ini yang membuat perspektifnya pada dunia pendidikan yang dibuat penjajah Belanda saat itu menjadi menarik.

Dahulu hanya anak pejabat, keturunan Belanda, dan keturunan Cina aja yang boleh bersekolah. 

Patung <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/ki-hadjar-dewantara' title='Ki Hadjar Dewantara'>Ki Hadjar Dewantara</a> di depan Tamansiswa.

Ia menentang keputusan Belanda ini dengan berbagai protes dan aksi damai, untuk meminta hak pendidikan agar bisa diakses oleh masyarakat luas.

Akibat pandangan dan pendapatnya ini, ia kemudian diasingkan.

Meski demikian ketika pulang dari pengasingan justru ia mendirikan Taman Siswa, cikal bakal sekolah yang bisa diakses oleh masyarakat luas.

Jika melihat riwayat pendidikannya, dapat dikatakan Ki Hajar Dewantara mendapatkan pendidikan yang berkualitas.

Kisah Ki Hadjar Dewantara Sang Bapak Pendidikan Nasional, Titip Wasiat Tak Mau Namanya Diabadikan

Menamatkan sekolah dasar di ELS yang merupakan sekolah dasar Eropa Belanda, ia kemudian melanjutkan pendidikannya di STOVIA.

Sayangnya pendidikan di sekolah dokter ini tidak diselesaikan karena mengalami sakit.

Ia kemudian melanjutkan hidupnya dengan menjadi wartawan di beberapa surat kabar kala itu.

Dikenal dengan tulisannya yang kritis, tajam, sefta anti kolonial, namanya lekas melambung dan mendapatkan perhatian banyak orang.

Tak heran dalam waktu singkat, kemudian ia berhabung di Boedi Oetomo pada tahun 1908 sebagai sebagai seksi propaganda.

Setelah serangkaian aktivitas sosial dan politik dijalani kemudian Ki Hajar Dewantara diangkat oleh Presiden Soekarno sebagai Menteri Pendidikan.

Ia memegang jabatan ini hanya selama beberapa bulan, sebelum digantikan oleh Todung Sultan Gunung Mulya. 

fakta seputar Ki Hadjar Dewantara, dari nama asli hingga semboyannya yang terkenal sampai saat ini.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved