Penanaman Bakau

Tanam Ribuan Bibit Bakau di Pantai Likupang, Warga Paputungan Dibekali Penanaman Mangrove

PT Bhineka Mancawisata menanam ribuan mangrove (bakau) di pantai lokasi hotel di Desa Paputungan Likupang Barat, Minahasa Utara

Penulis: David_Kusuma | Editor: David_Kusuma
Istimewa
PT Bhineka Mancawisata menanam ribuan mangrove (bakau) di pantai lokasi hotel di Desa Paputungan Likupang Barat, Minahasa Utara. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - PT Bhineka Mancawisata menanam ribuan mangrove (bakau) di pantai lokasi hotel di Desa Paputungan Likupang Barat, Minahasa Utara.

Penanaman melibatkan sejumlah pemangku kepentingan peduli lingkungan, pemerintah dan warga setempat.

Penanaman dilakukan Selasa (27/4/2021) pagi di areal pantai kompleks Likupang Eco Family, juga disaksikan sejumlah mahasiswa Universitas Sam Ratulangi dan personel Direktorat Jendral Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem, Balai Taman Nasional Bunaken.

Baca juga: Sambangi Bappenas RI, Pemkab Talaud Bakal Punya Rumah Sakit Internasional

Baca juga: Gempa Bumi Selasa (27/04/21) Tadi Pagi, BMKG: Tidak Sebabkan Tsunami, Ini Magnitudo dan Lokasinya

Baca juga: Pria 81 Tahun Tinggalkan Pulau yang Dijaga 32 Tahun, Pilih Hidup Baru & Menyerah Berjuang:

Arfan Basuki, Kepala Bidang Penataan Penegakan Hukum dan Peningkatan Kapasitas, Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Sulut menyebut, penanaman bakau sangat baik dalam upaya memelihara keseimbangan serta ekosistem lingkungan di wilayah pantai Likupang.

“Mangrove juga menjadi daya tarik wisatawan dunia. Berwisata sambil menikmati keindahan lingkungan merupakan fenomena masa kini.

Kami selalu berkampanye untuk penanaman mangrove yang memiliki banyak ragam kegunaan,” katanya.

PT Bhineka Mancawisata menanam ribuan mangrove (bakau) di pantai lokasi hotel di Desa Paputungan Likupang Barat, Minahasa Utara.
PT Bhineka Mancawisata menanam ribuan mangrove (bakau) di pantai lokasi hotel di Desa Paputungan Likupang Barat, Minahasa Utara. (Istimewa)

Direksi PT Bhineka Mancawisata Teddy Darmanto menyebut penanaman ribuan mangrove sebagai komitmen perusahaannya menjaga kelestarian lingkungan di pantai lokasi hotel.

Dikatakan penanaman ini sebagai tahap awal, selanjutnya akan dilakukan penanaman di waktu akan datang sesuai rencana pembangunan obyek wisata eco park di Likupang.

PT Bhineka Mancawisata adalah investor pembangunan hotel di Paputungan bernilai triliunan rupiah.

“Kami melibatkan masyarakat Paputungan dalam program ini. Sebelumnya mereka dilatih oleh pihak konsultan. Kami berharap mangrove dapat bertumbuh dan menambah khasanah pantai Likupang lebih indah dengan mangrove,” ungkap Teddy.

Baca juga: Disdukcapil: Dokumen Penting Gunakan QR Code untuk Mempermudah Masyarakat

Baca juga: Pria 81 Tahun Tinggalkan Pulau yang Dijaga 32 Tahun, Pilih Hidup Baru & Menyerah Berjuang:

Teddy menambahkan kegiatan diawali melalui peningkatan kapasitas warga Desa Paputungan berupa pembekalan mengenai penanaman mangrove juga seluk beluk ekosistem pantai yang termasuk di dalamnya hutan mangrove.

Hal itu bertujuan agar masyarakat sekitar memahami manfaat dan fungsi hutan mangrove bagi kelangsungan hidup semua komponen yang berada di sekitar ekosistem itu termasuk di dalamnya manusia.

PT Bhineka Mancawisata menanam ribuan mangrove (bakau) di pantai lokasi hotel di Desa Paputungan Likupang Barat, Minahasa Utara
PT Bhineka Mancawisata menanam ribuan mangrove (bakau) di pantai lokasi hotel di Desa Paputungan Likupang Barat, Minahasa Utara (Istimewa)

“Kami berharap melalui pembekalan penanaman mangrove kepada warga Desa Paputungan dapat meningkatkan kapasitas warga berkesinambungan mengenai mangrove dan kepeduliannya,” katanya.

Kepala Operasional PT Bhineka Mancawisata Manado Juri Christian mengatakan investasi hotel di Paputungan juga diikuti dengan pembangunan obyek wisata lainnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved