Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bolmong

Angka Stunting di Bolmong Menurun Hingga 3,87 Persen di Tahun 2021 

Angka kasus stunting di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mengalami penurunan yang signifikan

Penulis: Nielton Durado | Editor: David_Kusuma
tribunmanado.co.id/Siti Nurjanah
Kepala Dinkes Bolmong dr Erman Paputungan 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Angka kasus stunting di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mengalami penurunan yang signifikan. 

Hal ini positif, mengingat sebab kasus stunting merupakan momok bagi perkembangan balita.

Pada tahun 2020, angka stunting di kabupaten Bolmong mampu ditekan hingga 3.87 persen.

Kepala Bappeda Kabupaten Bolmong Taufik Mokoginta mengatakan jika pencapaian ini didapatkan, tidak lepas keseriusan Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow.

Baca juga: Tunjang Kesejahteraan, Rp 50 Miliar Disiapkan Khusus Bayar Gaji Tenaga Kontrak

Baca juga: Kapal Perang Angkatan Laut Australia HMAS Ballarat & Sirius Bantu Cari Kapal Selam KRI Nanggala-402

Baca juga: Besaran THR PNS Polri TNI dan Pensiunan Tahun 2021, Berikut Ini Jadwal Pencairan

“Upaya pencegahan stunting menjadi salah satu program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” ucap Taufik pada Jumat (23/4/2021) melalui saluran telepon. 

Taufik membeberkan, tercatat jumlah balita pada tahun 2020 yakni berjumlah 2.298.

Dari jumlah tersebut jumlah kasus stunting berjumlah 172 kasus.

83 di antaranya status normal dan 89 masih tercatat sebagai kasus stunting. 

Baca juga: Sule dan Istri Pisah Rumah, Rizky Febian Mendadak Ungkap Kerinduan pada Mendiang Lina Jubaedah

Baca juga: Benny Wenda Klaim China Dukung Kemerdekaan OPM, Disebut Ilusi Mahfud MD, Tiongkok Beri Kucuran Dana?

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Manado Besok Sabtu (24/4/21) Pagi - Malam, Info Terbaru BMKG, Hujan di Jam Ini

“Artinya dari angka tersebut, mampu ditekan 3,87 persen,” jelasnya.

Kabupaten Bolmong termasuk salah satu daerah di Sulut yang terus memprioritaskan penanganan stunting. 

Berbagai program sosialisasi, edukasi, hingga pencegahan dan penanganan stunting menjadi salah satu fokus pembangunan.

Meski sudah mencapai penurunan yang cukup. 

Baca juga: Bahas soal Nathalie Holscher, Sule: Saya Sangat Berat Sekali untuk Berkomentar

Baca juga: Oksigen Makin Menipis, KRI Nanggala-402 Hanya Miliki 72 Jam, Batas Sabtu (24/4/2021) Pukul 03.00 WIB

Baca juga: Sule dan Istri Pisah Rumah, Rizky Febian Mendadak Ungkap Kerinduan pada Mendiang Lina Jubaedah

Upaya edukasi dan sosialisasi untuk mencegah stunting terus dilakukan. 

Di antaranya, edukasi kepada generasi muda tentang pentingnya mempersiapkan ekonomi saat menikah dan memiliki anak.

“Karena kita tahu, mendidik atau melakukan edukasi terhadap pasangan muda itu tidak mudah,"kata dia. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved